Dayah Serambi Aceh, Sematkan Guree & Santri Kehormatan Untuk Manajemen PT Mifa

91
Dayah Serambi Aceh, Sematkan Guree & Santri Kehormatan Untuk Manajemen PT Mifa

MEULABOH,DILIPUTNEWS.COM – Pimpinan Pondok Pesantren Istiqamatuddin Babul Muaarif Serambi Aceh Kabupaten Aceh Barat, Abu H. Mahmuddin Usman sematkan gelar Guree & Santri Kehormatan kepada beberapa tokoh dari Manajamen PT Mifa Bersaudara pada Acara Saleum Teuka Guree & Santri, sekaligus penandatanganan prasasti serah terima Bangunan Balee Seumeubet & Drainase, Kamis (7/3/19).

Penganugerahan ini diberikan atas kepedulian PT Mifa yang komit mendukung pendidikan keagamaan terhadap generasi muda islam khususnya di Aceh Barat melalui berbagai program beserta bantuan sarana dan prasarana pendidikan.

Penerima anugerah kehormatan diantaranya :
Ir. Slamet Haryadi (Direktur Utama PT Mifa Bersaudara), Irsan S. Gading (Direktur Eksternal Relations PT Mifa Bersaudara), dan Ricky Nelson (Direktur Operasional PT Mifa Bersaudara) sebagai Guree kehormatan beserta Adi Risfandi (General Manager Operation PT Mifa Bersaudara), Azizon Nurza (CSR, Eksternal Relations, & Corcom Manager PT Mifa Bersaudara), dan Tengku Kaddhafi (CSR & Eksternal Relations Sr. Superintendent PT Mifa Bersaudara) sebagai santri kehormatan.

Pimpinan Pesantren Serambi Aceh, Abu Mahmuddin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada PT Mifa yang sampai saat ini telah banyak membantu pendidikan keagamaan khususnya di pondok pesantren yang ia pimpin. “Bantuan Mifa di Tahun 2018 benar-benar bermanfaat untuk kami seperti pembangunan Drainase yang sangat berguna dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar dayah”.

Selain itu, Beliau juga menyarankan dalam sambutannya agar masyarakat tidak mudah terproganda dengan informasi-informasi hoaks yang dapat menimbulkan kegaduhan umat dan fitnah dimana-mana sesuai hasil pertemuan para Ulama Aceh dengan Bapak Presiden Indonesia beberapa waktu lalu.

Dalam penyematan ini turut hadir Ketua DPRK Aceh Barat Ramli SE, Ketua Majelis Adat Aceh Kab. Aceh Barat Ayah Tjut Agam, Kepala Dinas Syariat Islam Kab. Aceh Barat Muhammad Isa, ratusan Santri & Santriwati, beserta masyarakat di sekitar wilayah pondok pesantren.