Kejari Abdya Turun ke Jalan Bagikan Bunga

38
Jajaran Kejari Abdya, Senin (10/12) memperingati HAKI dengan membagikan bunga dan stiker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Kota Blangpidie.

BLANGPIDIE,DILIPUTNEWS.COM – Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Kejari Abdya), Senin (10/12) melakukan aksi pembagian bunga dan stiker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Kota Blangpidie.

Pembagian bunga serta stiker itu merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang dilakukan jajaran Kejari Abdya.Tidak hanya membagikan bunga dan stiker, jajaran Kejari Abdya juga menggelar apel pengibaran bendera di halaman kejaksaan setempat.

Kajari Abdya, Abdur Kadir SH MH, mengatakan korupsi merupakan fenomena sosial, politik, ekonomi kompleks yang mempengaruhi semua negara. Perbuatan korupsi juga memperlambat pembangunan ekonomi dan membuat pemerintahan tidak stabil.

“Maka dari itu, tindakan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum yang harus diberantas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

HAKI merupakan sarana untuk melakukan introspeksi, evaluasi memperbaiki kualitas individu dan pemberantasan korupsi yaitu terciptanya Indonesia bersih dan bebas korupsi. HAKI ini sebagai salah satu bentuk sarana kampanye anti korupsi.

Melalui kesempatan itu, Kejari Abdya mengajak masyarakat bersama-sama untuk tidak mendukung segala bentuk praktik korupsi. Selain itu, dia juga berharap masyarakat senantiasa mendukung setiap langkah dan keputusan Kejari Abdya dalam memberantas korupsi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi mendukung upaya pemberantasan korupsi. Khusunya di wilayah Abdya agar bebas dari praktik korupsi yang merugikan semua pihak. Praktik melawan hukum ini juga sangat meresahkan masyarakat,” imbhunya.

Junaidi warga Kecamatan Susoh, mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Kejari Abdya. Dengan upaya mengungkapkan perkara korupsi, berarti telah membantu daerah dalam hal penegakan hukum. Hukum harus ditegakan, korupsi juga harus diberantas hingga ke akar-akarnya agar menjadi pelajaran bagi oknum yang berniat untuk korupsi.

“Semoga ke depannya tidak ada lagi praktik korupsi dan Abdya menjadi daerah yang bersih,” harapnya,” harapnya. (Putra)