Tak Kantongi Izin, Unjukrasa Honorer K2 Dibubarkan

  • Whatsapp
banner 468x60

DILIPUTNEWS.COM, MEULABOH – Ratusan tenaga honorer kategori dua (K2) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, melakukan unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, menuntut pengangkat mereka menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Senin (19/11/2018).

Namun, unjukrasa tersebut akhirnya dibubarkan oleh aparat kepolisian lantaran tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian setempat.

Muat Lebih

banner 300250

Kabag Ops Polres Aceh Barat, Kompol Masril WAB meminta kepada para pengunjuk rasa agar membubarkan diri, mengingat aksi tersebut belum memiliki izin.

“Kami siap mengawal setiap aksi yang bapak-bapak dan ibu-ibu lakukan, namun harus memiliki izin. Untuk hari ini kami mohon maaf, demo harus dibubarkan karena tidak memiliki izin,” katanya.

Setelah mendengarkan arahan dari pihak kepolisian para pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri dan berjanji akan kembali melakukan aksi pada Kamis 22 November 2018 mendatang.

Hal tersebut membuat pra honorer K2 tersebut kecewa, Mereka menganggap pihak DPRK kurang memperhatikan nasib mereka. Saat aksi, Massa ikut membawa poster dan pengeras suara. Namun, penyampaian aspirasi tak dapat dilangsungkan sebab tidak memiliki izin dari aparat kepolisian.

Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE mengatakan, pihak DPRK bukan tidak menerima aksi yang dilakukan oleh para tenaga honorer tersebut. Namun, aksi yang dilakukan pada hari ini tidak mengantongi izin dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kami bukan tidak menerima kedatangan adik-adik hari ini. Namun, kami juga kaget karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” kata Ramli.

Ramli mengaku, pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS bukanlah wewenang DPRK. Namun, pihaknya juga tidak akan tinggal diam. Terkait hal ini, DPRK akan mempertanyakan kelanjutan status pegawai K2 ke pihak berwenang.

Untuk itu, Ramli menyarankan agar para pengunjuk rasa tersebut untuk mengurus izin terlebih dahulu jika ingin melakukan aksi kedepannya. “baiknya adik-adik bubar dulu, kalau mau aksi saya harap memiliki izin dan ikuti aturan yang berlaku,” pungkas Ramli.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60