PN Blangpidie Akan Sidangkan Lima Perkara Perdana

74
Jaksa melimpahkan lima berkas perkara yang akan disidang secara perdana oleh PN Blangpdie disaksikan Kepala Kejari Abdya, Abdur Kadir SH MH dan Ketua PN Blangpidie Zulkarnain SH MH, Rabu (14/11).

BLANGPIDIE, DILIPUTNEWS.COM – Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (14/11) dalam waktu dekat akan menggelar proses persidangan terhadap lima perkara yang baru dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya.

Kepala Kejari Abdya, Abdur Kadir SH MH didampingi Kasi Pidum, Firmansyah Siregar SH pada saat melimpahkan berkas perkara yang disaksikan langsung Ketua PN Blangpidie Zulkarnain SH MH didampingi Wakil Ketua Muhammad Kasim SH merincikan, lima berkas perkara yang dilimpahkan tersebut diantaranya, kasus pencurian ternak yang melibatkan terdakwa Erwin Syahputra.

Kasus narkotika dengan terdakwa Tarmiji, kasus Lakalantas dengan terdakwa Rusdi Tayep, kasus pencurian dengan kekerasan terdakwa Fajror Rahman dan kasus penipuan dengan terdakwanya Muhammad Nazar.

“Penyerahan kelima berkas perkara ini untuk disegerakan proses putusan hukumnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Artinya PN Blangpidie akan melakukan proses persidangan, sebagaimana PN yang lain,” terangnya.

Untuk tahap awal, Kejari Abdya menyerahkan lima berkas perkara. Namun dalam waktu dekat pastinya nanti akan menyusul pelimpahan berkas perkara lainnya yang telah P-21. Lima berkas ini merupakan pelimpahan perdana yang diterima PN Blangpidie untuk disidangkan dan diambil putusan hukumnya.

Hadirnya PN ini merupakan harapan semua masyarakat Abdya yang telah sangat lama dinantikan. Selama ini, banyak masyarakat yang mengeluhkan proses persidangan harus ke Aceh Selatan, lantaran di Abdya belum memiliki PN. Bahkan biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit termasuk waktu dan tenaga.

“Alur proses penanganan perkara di Abdya saat ini sudah lengkap. Mulai di tingkat penyidik hingga ke meja hijau PN Blangpidie akan ditempuh dengan jarak yang sangat dekat. Selama ini, biaya untuk ke pengadilan cukup tinggi karena harus menempuh jarak hampir dua jam ke PN Tapaktuan, Aceh Selatan,” tuturnya.

Dalam penanganan perkara tersebut tidak terlepas dari hasil kerja keras dengan pihak Polres Abdya juga dukungan dari masyarakat. Sehingga banyak kasus yang telah berhasil diungkap dan telah ditetapkan proses hukumnya.

Ketua PN Blangpidie Zulkarnain SH MH dalam kesempatan yang sama menyambut baik pelimpahan berkas tersebut. Meski hadirnya PN Blangpidie masih terbilang baru, namun pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin dalam melayani masyarakat, terutama bagi mereka yang mencari keadilan.

Dengan adanya pelimpahan berkas perkara ini, maka proses persidangan perdana akan berlangsung pada tanggal 21 November 2018 mendatang. Semua proses dan kebutuhan untuk persidangan terus dipersiapkan, mulai dari majelis, panitera pengganti hingga kelengkapan ruang persidangan.

“Kami pastikan 21 November ini proses sidang sudah dilakukan,” pungkasnya. (Putra)