Caleg Abdya Diingatkan Tak Pasang APK Disembarang Tempat

18
Caleg Abdya Diingatkan Tak Pasang APK Disembarang Tempat /Ilustrasi

BLANGPIDIE,DILIPUTNEWS.COM – Para calon legislatif (caleg) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diingatkan untuk tidak memasang alat peraga kampanye di areal terlarang atau disembarang tempat.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Abdya, Ilman Syahputra Jumat (9/11) mengatakan, pemasangan APK oleh caleg harus berdasarkan pada aturan yang telah ditetapkan yakni dalam PKPU Nomor 33 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilu.

Aturan tersebut berlaku untuk semua peserta Pemilu, baik itu untuk calon Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRA dan DPRK di Abdya harus sesuai dengan aturan dan tidak boleh memasang pada areal yang dilarang dalam aturan tersebut.

Dijelaskan, APK tidak boleh dipasang pada areal perkantoran pemerintah, taman kota, perpohonan, angkutan umum dan tempat ibadah. Akan hal itu, pihaknya menghimbau para caleg untuk tidak memasang APK sembarangan. Pasanglah di lokasi yang tidak mengganggu ketertiban umum.

Belum lama ini pihaknya sempat menemukan beberapa lembar APK caleg terpasang di areal tempat ibadah. Melihat hal itu, pihaknya langsung menegur secara lisan bahkan dengan tulisan melalui partai pendukungnya.

Sejauh ini Panwaslih Abdya masih melakukan pendekatan secara persuasif belum mengarah kepada penindakan. Andai ada beberapa caleg juga tidak mengindahkan teguran itu baru ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain masalah pemasangan APK, dia juga mengingatkan kepada para caleg agar tidak membuat gambar APK yang melenceng dari partai. Misalnya membuat latar belakang foto lain yang justru tidak ada kaitannya dengan partai pendukung. Terkait dengan persoalan itu, dia mengaku sudah memberitahukan kepada masing-masing partai baik secara lisan maupun tulisan agar partai politik dimaksud bisa menegur calonnya untuk tidak memasang APK sembarangan.

Secara umum dalam hal pemasangan APK banyak caleg yang memanfaatkan pihak ketiga. Sehingga, pihak ketiga banyak tidak paham dengan aturan pemasangan APK.

Untuk itu, pihaknya akan lakukan pendataan terlebih dahulu, setelah itu akan menyurati Parpol yang bersangkutan agar ditertibkan sendiri. Jika masih melanggar, maka Panwaslih akan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP untuk menurunkan APK itu.

“Kalau nantinya masih ada yang melanggar, berarti harus ditertibkan,” pungkasnya. (Putra)