Puluhan Petani Asal Aceh Barat Ikut Pelatihan Pertanian di Medan

51
Sejumlah petani yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat sejak Senin hingga Rabu (16-18/7/2018) mengikuti kegiatan Workshop Pertanian Padi Organik CSR Mifa berlangsung di Hotel Soechi Internasional Medan, Sumatera Utara. Foto/Istimewa

DILIPUTNEWS.COM, MEDAN-Sejumlah petani yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat sejak Senin hingga Rabu (16-18/7/2018) mengikuti kegiatan Workshop Pertanian Padi Organik CSR Mifa berlangsung di Hotel Soechi Internasional Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bappeda Aceh Barat, Said Fauzi.

Dalam sambutannya ia mengatakan bantuan yang selama ini diberikan oleh PT Mifa Bersaudara terhadap berbagai program pengembangan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian harus dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Ia juga mengimbau kepada para peserta yang hadir bahwa bantuan yang diberikan baik itu dari pemerintah maupun sektor swasta sifatnya tidak boleh secara terus-menerus dengan jenis yang sama, sehingga petani harus bertanggungjawab untuk mengelola dan mengembangkan setiap bantuan yang pernah diberikan.

“Masyarakat tani harus menggembangkan setiap bantuan yang diberikan oleh siapa pun, petani harus bersyukur karena tidak semua tempat ada perusahaan yang sangat konsen terhadap pengembangan masyarakat seperti mifa salah satunya”, ungkap said.

CSR & Media Relations Manager PT Mifa Bersaudara Azizon Nurza dalam sambutannya menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini diantaranya meningkatkan SDM dan motivasi petani padi dalam pengelolaan fungsi kelembagaan kelompok dan koperasi dengan cara yang baik dan benar.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan agar dapat melihat prospek pengembangan usaha tani padi khususnya padi organik dan penangkaran benih yang mendorong peningkatan ekonomi keluarga tani

“Kita semua berharap agar petani kita yang berada di wilayah operasional mifa tertarik melakukan usaha baru yang prospektif bagi peningkatan ekonomi keluarga tani yakni melalui jenis usaha baru seperti pertanian organik dan penangkaran benih”, harap azizon.

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura Dinas Pertanian Aceh Barat, Siti Rahma.

Ia berharap para petani menjadi lebih mandiri sehingga Aceh Barat nantinya banyak memiliki petani-petani yang lebih produktif dan produknya dapat dipasarkan hingga ke level nasional dan menjadi salah satu komoditi ekspor dari Indonesia. (*)