Angin Kencang Robohkan Pohon, 1 Orang Meniggal Dunia

67
Sumber : KumparanNews

DILIPUTNEWS.COM-Salah Seorang warga Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, meninggal dunia akibat menabrak pohon cemara yang tumbang ke badan jalan setelah diterjang angin pada Selasa (10/7/2018) sekitar 06.00 WIB.

Rustam Abu bakar selaku Kepala Desa Lambhuk, mengatakan, warganya yang meninggal dunia bernama Bustanil Arifin (30). Insiden itu terjadi pagi tadi usai salat subuh. Saat kejadian korban keluar dari rumahnya hendak berangkat kerja di pasar Peunayong Banda Aceh.

Dalam perjalanan korban yang menggunakan sepeda motor menabrak pohon cemara tumbang di badan jalan. “Kita menduga karena suasana masih gelap jadi korban tidak melihat bahwa ada pohon tumbang di sana,” ujar Rustam saat ditemui kumparan, Selasa (10/7).

Setelah jatuh dari sepeda motornya, Bustanil sempat dibawa ke rumah sakit. Meski akhirnya tidak tertolong lagi.

“Lebih kurang 30 menit dapat pertolongan warga dan sempat dibawa ke rumah sakit,” sebutnya.

Rustam menjelaskan, pohon tumbang akibat diterjang angin itu sudah terjadi sejak Senin (9/7) malam. Namun, belum juga dipindahkan dari badan jalan.

Dikutip dari kumparanNEWS, saat ini dilokasi kejadian puluhan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Banda Aceh sedang membersihkan badan jalan yang tertimpa pohon tersebut. Saat ini jalan sudah bisa dilewati normal kembali seperti biasanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh (BPBA) T Ahmad Dadek, mengimbau dalam tiga hari ke depan masyarakat diminta agar tetap waspada, periksa sekeliling rumah terhadap benda atau pohon yang berpotensi jatuh di sekitar tempat tinggal dan jalan umum.

Selain itu saat terjadi angin puting beliung, Dadek meminta warga segera cari tempat perlindungan. Jika sedang berada dalam bangunan seperti rumah, sekolah, gedung kantor, rumah sakit, pabrik dan lainnya maka bisa segera menuju ke ruangan tempat evakuasi yang telah disiapkan untuk menghadapi keadaan tersebut.

“Apabila sedang berada di kendaraan seperti mobil, segera evakuasi ke tempat yang aman, carilah tempat perlindungan yang aman sesegera mungkin. Tidak diperkenankan berlindung di bawah jembatan, jalan layang dan lain lain, lebih baik lakukan tiarap di tempat terendah dan datar. Waspada terhadap benda-benda yang diterbangkan oleh angin, karena dapat menyebabkan cedera parah hingga kematian,” himbaunya.

Sumber : KumparanNEWS