Warga Nagan Raya Sudah 14 Tahun Alami Penyakit Langka, Begini Kondisinya

oleh
Camat Seunagan Timur, Nagan Raya, Saiful Bahri SH berfoto bersama Kamaruddin (40), seorang warga Desa Mon Bateung, Kecamatan Seuanagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, hingga kini diduga mengalami penyakit langka dan belum diketahui jenisnya. Foto/Diliputnews.com.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Kamaruddin, seorang warga Desa Mon Bateung, Kecamatan Seuanagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, hingga kini diduga mengalami penyakit langka dan belum diketahui jenisnya.

Keterangan yang diperoleh Diliputnews.com, Kamis (29/6/2018) siang dari korban saat didatangi ke kediamannya, ia mengaku telah menderita penyakit ini sejak tahun 2004 lalu atau sekitar 14 tahun lamanya.

Kondisi penyakit yang dialami oleh pria tersebut sangat parah.

Di seluruh bagian tangan, lengan, kaki hingga di kedua bagian telinganya terdapat daging tumbuh.

Dibeberapa bagian daging juga terlihat ada bagian yang mulai pecah, namun terdapat daging lainnya yang terus
berusaha tumbuh.

Kamaruddin mengaku risih dengan penyakit yang dialaminya tersebut. Bahkan ia tidak lagi mampu duduk di lantai, kecuali hanya bisa duduk di kursi.

Ia juga tidak bisa bekerja sejak menderita penyakit ini, dan selama ini hanya mengandalkan tenaga sang isteri untuk memenuhi kebutuhan keluarga, yakni dengan cara menjahit pakaian warga sekitar dengan upah minimal Ro 20 ribu/hari.

Meski sudah berobat ke beberapa rumah sakit dan klinik di Banda Aceh hingga ke Penang, Malaysia, ia mengaku penyakit yang di derita tersebut hingga kini tidak diketahui jenisnya oleh dokter yang memeriksakan penyakit yang ia alami.

Kamaruddin mengaku sudah melakukan berbagai pengobatan alternatif, namun hasilnya tetap saja gagal.

“Saya berharap pemerintah mau peduli terhadap kondisi penyakit yang saya derita ini, sehingga bisa segera sembuh,” harap Kamaruddin dengan nada lirih. (*)