Belum Pernah Diperbaiki, Jembatan Rangka Baja Latong-Alue Buloh Nagan Terancam Putus Total

oleh
Warga melintas bagian abutmen Jembatan Rangka Baja yang nyaris putus total akibat diterjang banjir di lintasan Alue Buloh-Latong, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Selasa (26/6/2018) sore. Hingga kini jembatan tersebut belum terlihat tanda akan segera diperbaiki.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Kondisi jembatan rangka baja di lintasan Latong-Alue Buloh, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, kini semakin berbahaya karena sebagian besar konstruksi bangunanya sudah mulai miring dan nyaris putus total di bagian abutmen, setelah dihantam banjir beberapa bulan lalu.

Akibatnya, aktivitas masyarakat di wilayah ini terganggu dan nyaris terisolir.

Pasalnya, jembatan sepanjang 150 meter lebih tersebut selama ini menjadi satu-satunya jalan alternatif untuk menjual hasil kebun, serta digunakan sebagai sarana untuk mengangkut hasil kebun dan akses jalan bagi anak sekolah.

Pantauan Diliputnews.com, Selasa (26/6/2018) sore, kondisi bagian abutmen jembatan yang sudah dihantam banjir semakin retak.

Beberapa bagian beton terlihat sudah semakin retak dan sebagian malah sudah ada yang jatuh ke dalam sungai.

Warga yang melintasi jembatan ini juga terlihat sangat berhati-hati dan malah ada penumpang sepeda motor yang turun, karena khawatir akan terjatuh ke dalam sungai.

Belum lagi kondisi jembatan yang makin miring dan sebagian belum memiliki lantai permanen, sehingga membuat warga yang melintas harus ekstra hati-hati. Karena apabila lalai, maka akan jatuh ke dalam sungai.

Riki, seorang pengguna jalan kepada wartawan mengatakan masyarakat di wilayah ini sangat mengeluh dengan rusaknya jembatan rangka baja di wilayah ini, setelah rusak akibat dihantam banjir.

Meski sudah lama rusak dan kini makin rusak parah, hingga saat ini belum terlihat jembatan tersebut akan diperbaiki.

Warga berharap pemerintah daerah peduli dan segera turun tangan mengatasi kerusakan jembatan yang kian hari semakin parah dan terancam putus total.

Karena apabila tak segera ditangani, maka tak menutup kemungkinan jembatan ini akan putus sehingga menyebabkan ribuan warga di wilayah ini terkurung.

“Kami berharap kerusakan jembatan rangka baja akibat banjir ini segera diperbaiki, sehingga masyarakat tidak semakin kecewa,” tuturnya. (*)