Polisi Periksa Sejumlah Saksi, Pelaku Penebas Parang belum Ditahan

oleh
Kondisi Herman (26), warga Desa Sapek. Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, usai mendapatkan penanganan medis setelah ditebas parang saat sedang menonton siaran sepakbola Piala Dunia 2018. Foto/istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Pihak kepolisian di Polsek Seunagan, Nagan Raya, terus mendalami kasus tindak pidana penganiayaan yang dialami oleh Herman (26), warga Desa Sapek, kecamatan setempat, setelah diparangi oleh seorang pelaku berinisial YS, saat sedang menonton pertandingan sepakbola Piala Dunia 2018 di desa setempat, Rabu (20/6/2018) malam.

Dalam kasus ini, seorang warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas Jeuram setelah mengalami luka-luka akibat ditebas menggunakan senjata tajam di bagian wajahnya, serta mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya.

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto SIK melalui Kapolsek Seunagan, Iptu Syahrir yang dikonfirmasi media ini, Kamis (21/6/2018) sore mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan terhadap sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

“Sudah ada beberapa warga yang kita minta keterangan, kasus ini masih kita selidiki,” jelas kapolsek.

Meski korban dalam kasus penganiayaan tersebut mengalami luka akibat terkena sayatan senjata tajam yang diduga berasal dari parang, namun polisi belum melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Syahrir beralasan pihak kepolisian masih mengedepankan azas praduga tak bersalah dalam kasus ini.

Namun, apabila nantinya dalam kasus tersebut ditemukan bukti permulaan yang cukup, maka pelaku yang diduga melakukan aksi kejahatan terhadap Herman, akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, kata kapolsek. (*)