Gara-Gara Nobar Piala Dunia, Pemuda Nagan Raya Ditebas Parang

oleh
Herman (26) seorang warga Desa Sapek, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, hingga Kamis (21/6/2018) malam terpaksa dirawat intensif di Puskesmas Jeuram, setelah sebelumnya diparangi temannya gara-gara ribut saat menonton siaran langsung Piala Dunia 2018 di sebuah warung kopi di desa setempat. Foto/Istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Diduga akibat cek-cok gara-gara nonton sepakbola Piala Dunia di televisi pada sebuah warung kopi, Herman (26) seorang warga Desa Sapek, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, hingga Kamis (21/6/2018) malam dikabarkan terpaksa dirawat intensif di Puskesmas Jeuram, Kecamatan Seunagan.

Pasalnya, pemuda ini harus mengalami loka robek di bagian wajahnya, setelah pemuda tersebut terlibat baku hantam dengan seorang rekannya berinisial YS (32), warga Desa Ie Beudoh, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya.

Informasi yang diterima Diliputnews.com dari sumber terpercaya di Nagan Raya menyebutkan, Herman harus mengalami luka serius dibagian wajahnya setelah diparangi oleh YS pada Rabu (21/6/2018) malam sekitar pukul 22.00 WIB, usai menonton sebuah laga krusial Piala Dunia.

Akibatnya, pemuda ini akhirnya bersimbah darah dan terpaksa dilarikan ke Puskesmas Jeuram guna mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto SIK melalui Kapolsek Seunagan, Iptu Syahrir yang dikonfirmasi Diliputnews.com membenarkan adanya insiden tersebut.

“Kami masih menyelidiki kasus ini,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kejadian aksi cek-cok antara korban dengan pelaku tersebut terjadi ketika keduanya sedang menyaksikan pertandingan sepakbola di televisi di sebuah warung milik Ade Malik, warga setempat.

Akibatnnya, Herman harus dilarikan ke Puskesmas lantaran mengalami luka akibat dipukul oleh pelaku dan diduga menggunakan senjata tajam, ungkap Kapolsek Seunagan, Syahrir.

Kini kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Seunagan, Nagan Raya, guna penyelidikan lebih lanjut. (*)