Jaga Iklim Investasi, Forum Imum Mukim Aceh Barat Imbau Warga Tak Terpengaruh Provokasi

71
CSR, Media Relations & Land Acquisition Manager PT Mifa Bersaudara, Azizon Nurza menyerahkan secara simbolis pakaian seraman kepada Ketua Forum Imam Mukim Aceh Barat, Syahidin dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Gerai Ayam Lepas Meulaboh, Selasa (13/6/2018) sore.

DILIPUTNEWS.COM, MEULABOH – Forum Imum Mukim Se-Kabupaten Aceh Barat meminta kepada masyarakat di kabupaten ini, untuk tidak terpengaruh dengan ajakan provokasi oleh pihak tertentu, yang dikhawatirkan akan mempengaruhi iklim investasi di kabupaten ini.

“Jika ada hal-hal yang perlu disesaikan, kami dari imum mukim siap memfasilitasinya,” kata Syahidin selaku Ketua Forum Imam Mukim Se Aceh Barat dalam sambutannya pada acara Silaturrahmi, Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Bantuan Baju Seragam Imam Mukim Se Aceh Barat oleh PT Mifa Bersaudara, Selasa (12/6/2018) bertempat di Gerai Ayam Lepas Meulaboh.

Pihaknya meminta masyarakat untuk melapor pada instansi terkait seperti di jajaran pemerintah daerah, apabila terdapat persoalan yang terjadi di masyarakat.

Sehingga diharapkan dapat melahirkan solusi dalam menyelesaikan masalah yang timbul di desa, serta terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Pihaknya juga berharap ke depan, perusahaan ini semakin maju sehingga bisa menyerap lebih banyak putra Aceh Barat untuk menjadi tenaga kerja dan bisa melaksanakan program CSR yang lebih menyentuh masyarakat di Aceh Barat secara lebih luas.

“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Mifa Bersaudara atas kontribusi program-program CSR kepada masyarakat, terutama di kawasan ring 1. Hari ini keberadaan Mifa telah kami rasakan juga manfaatnya bagi imum mukim Se-Aceh Barat,” ungkapnya.

Syahidin juga berterima kasih atas bantuan yang diserahkan PT Mifa Bersaudara dalam bentuk bantuan baju seragam beserta celana.

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung keberadaan PT Mifa Bersaudara, dalam usia yang masih muda, serapan tenaga kerja asal Aceh sudah mencapai 80 persen dan putra Aceh sudah ada menempati posisi sebagai direksi, manager, staff dan operator,” tambahnya.