Jelang Lebaran, Polres Aceh Barat Sita 18 Ribu Lebih Petasan Berdaya Ledak Tinggi

76
Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK (tengah) didampingi Kabag Ops Kompol Aditya memperlihatkan 18 ribu lebih petasan yang berhasil disita di sejumlah wilayah di Meulaboh, dalam konferensi pers di mapolres setempat, Senin (11/6/2018) siang.

DILIPUTNEWS.COM, MEULABOH-Petugas kepolisian di Aceh Barat melalui Tim Falcon Polres setempat, berhasil mengamankan sebanyak 18 ribu lebih mercon yang berdaya ledak tinggi, dalam sejumlah operasi yang dilancarkan selama bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah.

Dalam gelar barang bukti yang diperlihatkan oleh Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK bersama Kabag Ops Kompol Aditya, Senin (11/6/2018) di mapolres menyebutkan, belasan ribu petasan tersebut diamankan setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat yang mengaku resah dengan banyaknya ledakan petasan di malam hari.

“Petasan yang kita amankan ini sangat berbahaya, jika terkena ledakan secara langsung bisa menyebabkan pengunanya cacat,” kata Kapolres Raden Bobby Aria Prakasa dalam keterangannya dihadapan awak media.

Ia menjelaskan, penyitaan 18 ribu mercon dan petasan tersebut diperoleh pada empat titik oleh Tim K2YD dan Tim Falcon meliputi di Kompleks Pasar Bina Usaha Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Samatiga.

Meski sudah mengamankan belasan ribu petasan, polisi belum melakukan langkah represif terhadap penjual.

“Pelakunya sejauh ini hanya kita ingatkan supaya tidak lagi mengulangi perbuatannya, belum ada tindakan hukum terhadap penjual,” tambahnya.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menjual petasan karena dapat menganggu kenyamanan dan ketentraman warga.

Ia menambahkan, penertiban mercon di Meulaboh, Aceh Barat menyikapi instruksi dari Kapolda Aceh Nomor: ST/290/IV/REN.4.1.1/2018 dalam upaya pengawasan peredaran petasan sebagaimana diatur dalam UU No 12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak berbahaya, tutupnya. (*)