Tak Ada Dasar Hukum, Santunan Kematian di Nagan Terancam Gagal Total

60
Surat Kemendagri perihal sana santunan kematian bagi masyarakat Nagan Raya yang terancam gagal disalurkan. Foto/Istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, SUKA MAKMUE-Penyaluran dana santunan kematian yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dibawah kepemimpinan HM Jamin Idham dan Chalidin Oesman sebesar Rp 21 juta/jiwa kini terancam gagal total alias tak bisa diwujudkan.

Pasalnya, salah satu janji kampanye yang digaungkan oleh pasangan “Jadin” pada Pilkada tahun 2017 lalu, tidak mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, dengan alasan tidak memiliki dasar hukum terkait rencana penyaluran dana dimaksud.

Kepastian ini diketahui, setelah pihak Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah melalui suratnya yang diteken oleh Drs Indra Baskoro MSi, Nomor: 910/270b/KEUDA Tanggal 8 Juni 2018 yang ditujukan kepada Gubernur Aceh Up. Sekretariat Daerah di Banda Aceh tentang Penganggaran Premi Asssuransi Kematian Bagi Masyarakat.

Dalam surat ini dengan jelas disebutkan, Pasal 18 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah disebutkan bahwa penganggaran untuk setiap pengeluaran APBD harus didukung dengan dasar hukum yang melandasinya.

Tak hanya itu, Kemendagri menyebutkan bahwa penyediaan tunjangan sosial kematian yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kabupaten Nagan Raya, tidak diperkenankan untuk dianggarkan dalam Peraturan Daerah tentang APBD, mengingat penyediaan anggaran tersebut tidak memiliki dasar hukum yang melandasinya.

Oleh karena itu, Kemendagri meminta Sekda Aceh untuk memfasilitasi permasalahan tersebut, dalam rangka efektivitas dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah.

Hingga berita ini ditulis, Diliputnews.com belum berhasil melakukan upaya konfirmasi kepada Pemkab Nagan Raya terkait persoalan ini.

Sehingga belum bisa dipastikan apakah dana santunan kematian bagi masyarakat di Nagan Raya benar-benar gagal disalurkan atau masih ada upaya untuk bisa disalurkan dalam tahun 2018 ini.(*)