Aksi Tutup Jalan Lintas Meulaboh-Geumpang Berakhir, Rekanan Janji Siram Debu dan Aspal Jalan

oleh
Surat perjanjian antara warga dengan pihak rekanan terkait aksi penutupan badan jalan di lintasan Meulaboh-Geumpang, di kawasan Kaway XVI, Sabtu (2/6/2018) siang. Foto/Istimewa/Facebook/Zaenal Abidin.

DILIPUTNEWS.COM, MEULABOH-Aksi tutup badan jalan oleh warga di Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Sabtu (2/6/2018) akhirnya berakhir setelah pihak rekanan yang bertanggungjawab mengerjakan badan jalan di lintasan Meulaboh-Geumpang, tepatnya di kawasan Putim, berjanji segera melakukan pengaspalan.

Hal ini terjadi setelah warga di kawasan tersebut terpaksa menutup ruas jalan provinsi yang berada di kawasan Putim-Meunasah Rambot-Cot Trueng, kecamatan setempat sepanjang Sabtu.

Penyelesaian masalah ini ditandai dengan ditandatanganinya surat perjanjian antara pihak rekanan dan perwakilan warga pada Sabtu siang, yang intinya bersedia menyelesaikan persoalan ini melalui jalur musyawarah dan mufakat.

Informasi yang diperoleh Diliputnews.com dari Zaenal Abidin, anggota DPRA mengatakan dirinya bersyukur bahwa persoalan ini sudah selesai, sehingga masyarakat tak dikorbankan dengan banyaknya debu diatas badan jalan yang selama ini belum diaspal setelah sebelumnya dikerjakan.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan jajaran terkait di Provinsi Aceh. Alhamdulillah sudah ada titik terang dalam masalah ini,” ujarnya yang dihubungi melalui saluran telepon.

Zaenal menjelaskan, sebelum dilakukan pengaspalan, untuk sementara waktu pihak rekanan berjanji akan melakukan penyiraman secara berkala di lokasi pengerjaan jalan, sehingga diharapkan debu tidak lagi beterbangan ke pemukiman warga. (*)