Chalidin dan Juragan Duduk Berdampingan, Dari Berbagi Kretek Hingga Saling Canda

66
Wabup Nagan Raya Chalidin Oesman dan Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi, duduk berdampingan.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Kamis, 31 Mei 2018, bisa dikatakan menjadi sebuah ‘sejarah baru’ dalam perpolitikan yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya, setelah kabupaten dengan julukan “Rameunee” ini berganti tampuk kepemimpinan ke tangan pasangan Bupati HM Jamin Idham dan Wabup Chalidin Oesman, yang resmi dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Periode 2017-2022 pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu dalam sidang paripurna istimewa DPRK Nagan Raya.

Setelah resmi dilantik hingga saat ini, beragam komentar postif dan negatif alias komentar miring yang berhembus di sejumlah media sosial, seakan menyiratkan bahwa pasangan “Jadin” pilihan rakyat ini diragukan kinerja mereka.

Belum lagi keluh kesah warganet di Nagan Raya, semakin menghiasi indahnya demokrasi di kabupaten itu.

Namun pada Kamis sore, di sebuah cafe yang berada di kawasan Simpang Peuet, Kecamatan Kuala, ada sebuah fenomena unik yang mungkin sangat langka terjadi di Kabupaten Nagan Raya.

Yaitu, bertemunya Wakil Bupati Chalidin Oesman dan Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Samsuardi alias Juragan yang duduk berdampingan sambil menunggu sirine sebagai pertanda buka puasa sudah bisa dimulai.

Mereka bertemu dalam sebuah acara buka puasa bersama yang digagas oleh sejumlah awak media yang selama ini bertugas di Nagan Raya.

Berdasarkan pantauan penulis, ‘pertemuan’ secara tak sengaja oleh dua tokoh politik yang berbeda jalur yakni eksekutif dan legislatif justru menjadi sebuah fenomena unik dan mengharukan.

Betapa tidak, Juragan dan Chalidin selama ini memang jarang bertemu di setiap kegiatan pemerintahan, maklum keduanya tampak sibuk melayani berbagai kebutuhan rakyat kecil yang selama ini telah mempercayakan keduanya duduk di bangku legislatif maupun eksekutif.

Namun dalam pertemuan pada Kamis sore, keduanya terlihat saling lempar canda, senyuman, bahkan mereka terlihat berbagi kretek satu bungkus berdua.

Ketika Chalidin berbicara dengan Juragan didepan awak media, Juragan yang selama ini dikenal kritis dalam setiap persidangan, terlihat tampak mendengarkan dengan tekun apa yang dibicarakan oleh Khalidin dalam pertemuan ini.

Begitu juga sebaliknya, Chalidin yang selama ini dikenal merakyat, juga tampak senang mendengarkan Juragan berbicara, meski dalam beberapa kali perbincangan, mereka kerap saling lempar canda sehingga membuat awak media tertawa.

Tatapan kedua mata mereka juga tak saling melihat ketika diskusi kecil berlangsung. Akan tetapi, keduanya terlihat tetap mesra, meski harus berbagi kretek alias “Saboh Bungkoh Rukok Bagi Dua”.

Pertemuan antara Chalidin dan Juragan dalam silaturahmi yang digagas oleh kalangan wartawan di Nagan Raya pada Kamis lalu, diharapkan menjadi momen penting untuk menyatukan kembali bahwa roda pemeritahan di kabupaten ini dipastikan semakin lebih baik, lebih baik dari masa pemerintahan sebelumnya.

Meski banyak diterpa isu miring dalam perpolitikan di Naggroe Rameunee ini, masyarakat yakin jika legislatif dan eksekutif saling koordinasi dan mejalin komunikasi, maka dipastikan program yang sudah direncanakan oleh Pemerintahan Jamin Idham-Chalidin Oesman, dipastikan akan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Begitu pula DPRK, lebih mudah dalam melakukan pengawasan terhadap berbagai program pembangunan yang sudah mereka setujui, dalam setiap pembahasan RAPBK.

Pertemuan Chalidin dan Samsuardi, diharapkan dapat mendinginkan kondisi politik di Nagan Raya yang saban hari kerap menjadi pembahasan warganet di jejaring sosial media seperti Facebook.

Lantas yang menjadi pertanyaan awak media dan publik, kapankah Bupati HM Jamin Idham dan Wabup Chalidin Oesman akan kembali duduk berdampingan, guna untuk memikirkan persoalan masyarakat Nagan Raya yang benar-benar yakin bahwa keduanya akan mampu meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat di wilayah ini.

Mengingat kedua tokoh tersebut, adalah pemimpin yang telah diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin kabupaten ini selama lima tahun ke depan.