Rafli Calonkan Diri Sebagai Anggota DPR RI 2019 Mendatang

113
Anggota DPD RI Provinsi Aceh, Rafly Kande

DiliputNews.com – Anggota DPD RI Provinsi Aceh, Rafly Kande akan ikut mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada kontestasi politik 2019 mendatang.

Rafly maju melalui Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yakni Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, Singkil, Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

“Saya tidak lagi maju sebagai calon DPD RI 2019 nanti, tapi akan maju sebagai calon legislatif DPR RI,” kata Rafly kepada DiliputNews.com, Jum’at 25 Mei 2018.

Rafli mengatakan, dirinya ingin memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Aceh, khususnya di tingkat pusat, sebuah hal yang menurutnya tidak dapat ia wujudka ketika ada di DPD RI.

“Keinginan ini bukan karena keterbatasan fungsi dan kekuatan serta wewenang DPD, karena lembaga ini juga penting, tapi perlu penguatan fungsinya. Peralihan ini hal biasa dalam dunia perpolitikan,” kata dia.

Dengan menjadi anggota DPR RI, kata dia, maka peran dan fungsinya akan bertambah besar lantaran ia dapat melakukan pengawasan sebagaimana tugas dan fungsi di DPR RI, yang malah selama ini sulit diperjuangkan di DPD RI.

“DPR memiliki fungsi legislasi, budgetting dan didalamnya melekat fungsi pengawasan. Kalau kita tidak terlibat dalam fungsi budgeting bagaimana kita melakukan fungsi pengawasan. Dan itu tidak terjadi di DPD,” ungkap Rafly.

Sebagai wakil daerah yang dikirim masyarakat ke Senayan, tambah Rafly, kedepan DPD RI berharap memiliki peran yang lebih kuat dan besar dalam mewujudkan aspirasi masyarakat.

Selain itu, dia juga berharap fungsi DPD juga dapat meliputi perancangan Undang-undang, budgeting, sehingga bisa mengawal program di daerah dan kepastian aspirasi dari daerah tersebut dapat dijalankan pemerintah.

“Bila kemandirian daerah tidak menjadi harkat martabat pemerintah pusat, itu artinya ada semacam ketidak tulusan pemerintah pusat kepada daerah, dalam hal ini DPD lah sebagai media atau penyambung komunikasi yang konstitusional,” kata pesenandung Seulanga tersebut.

Terakhir, Rafly menyarankan agar DPD RI kedepannya menjadi lebih solid dalam berbagai hal, termasuk upaya penguatan kelembagaan yang selama ini terkesan tak bisa berbuat banyak untuk daerah. Selain itu, Rafly juga mengingatkan agar anggota DPD RI tidak disibukkan dengan pencitraan. Namun bagaimana melakukan lobi dan komunikasi politik untuk penguatan DPD dengan DPR.