Warga Minta DPRK Periksa IUP dan Land Clearing PT DPL

oleh
Idrus (68), warga Pante Cermin, Kecamatan Babahrot, Abdya.

DiliputNews.com – Warga desa Pante Cermin, Kecamatan Babahrot, Abdya meminta DPRK Abdya menurunkan tim untuk memeriksa Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan izin land clearing (pembukaan lahan) perusahaan perkebunan sawit PT Dua Perkasa Lestari.

“PT Dua Perkasa Lestari dalam melakukan perluasan perkebunan kuat dugaan tidak memiliki IUP dan izin land clearing yang jelas,” ujar Idrus (68) yang warga desa Pante Cermin kepada media ini, Senin (14/5).

Menurut Rusli, perusahaan tersebut telah melakukan penyerobotan lahan milik masyarakat setempat.

“Tanaman-tanaman kelapa sawit milik kami yang mestinya sudah bisa dipanen kini hilang rata dengan tanah,” kata dia.

Senarai dengan Rusli, seorang warga lainnya, M. Dolli (64) menyebutkan, selama melakukan aksinya, (ekspansi), perusahaan tersebut sempat mengerahkan oknum Brigade Mobil (Brimob) setempat.

‘Sehingga masyarakat tidak berani melawan karena ketika kami mencoba mempertahankan tanaman dan tanah kami, justru oknum Brimob tersebut yang menghalangi,” ujarnya. []