Relawan Jokowi Serahkan Dua Pucuk Senpi

oleh
Relawan Jokowi Serahkan Dua Pucuk Senpi
Relawan Jokowi Serahkan Dua Pucuk Senpi
Relawan Jokowi Serahkan Dua Pucuk Senpi

MEULABOH | DiliputNews.com – Relawan Jokowi Center Provinsi Aceh menyerahkan dua puncuk senjata api illegal, jenis AK-56 dan Revolver yang diterima langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi.

“Senjata api ini dari relawan Jokowi Center Aceh, mereka sudah menyadari bahwa aksi kejahatan merupakan perilaku yang tidak baik dan saya memfasilitasi penyarahan ini,” kata Ketua Umum Jokowi Center Aceh Teuku Neta Firdaus Minggu (8/2/2015).

Teuku Neta menyampaikan, bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan relawan Jokowi Center Aceh terhadap keamanan agar terus terjaga dengan baik di wilayah itu.

Kedua jenis senjata api illegal tersebut berasal dari Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Selatan, serah terima senpi illegal ini turut dihadiri Kapolres AKBP Faisal Rifai serta unsur muspida Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi partai politik dan DPRK.

Sementara itu Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi memberikan apresiasi terhadap relawan pemenangan presiden Jokowi-JK ini karena mampu merangkul masyarakat dan anggotanya sehingga menyarahkan senjata yang dipegang oleh orang yang tidak tepat itu.

“Apabila diserahkan secara sukarela tidak kita proses, karena yang bersangkutan berusaha membantu kita, namun sebaliknya apabila menyimpan apalagi digunakan untuk melakukan kejahatan apabila kita temukan pasti akan diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas Kapolda.

Beberapa prioden dan tahapan sosialisasi dilakukan, Polda Aceh sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 900 pucuk senjata api illegal dari tangan masyarakat dan hal itu menunjukan peredaran senjata api ditangan orang yang tidak tepat masih ada.

Kapolda menyampaikan, mengenai jumlah senjata api illegal di Aceh tidak terdata akan tetapi sampai saat ini diketahui pihaknya masih beredar dan digunakan untuk tindak kekerasan seperti penculikan dan perampokan sebagamana terjadi baru-baru ini diwilayah Aceh Utara dan Aceh Timur.(red)