Genjot Investasi 2016, Abdya Gelar Musrenbang

30
Genjot Investasi 2016, Abdya Gelar Musrenbang

Genjot Investasi 2016, Abdya Gelar Musrenbang
Genjot Investasi 2016, Abdya Gelar Musrenbang

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun kerangka pembangunan pada tahun 2016. Untuk proses awal Pemkab setempat telah mengadakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) di tingkat kecamatan, hingga digelar Musrenbang tingkat kabupaten.

Musrenbang kecamatan yang pertama digelar pada Rabu, (4/2), bertempat di kantor Camat Babahrot, dan turut dihadiri pimpinan dan beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya, para Kepala SKPK, Muspika dan tokoh masyarakat setempat.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Abdya, M Nafis A Manaf, mewakili Bupati Abdya menyampaikan, Musrenbang kecamatan merupakan forum pendidikan agar menjadi bagian aktif dari tata pemerintahan dan pembangunan. “Sehingga dapat menghasilkan dokumen rencana bersifat tahunan dan sinkronisasi usulan-usulan dari gampong,” katanya pada saat membuka acara Musrenbang dimaksud.

Pada tahun 2016 nanti, lanjut Nafis, prioritas pembangunan di Abdya diarahkan pada pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dan Daerah sebagai motor penggerak peningkatan pendapatan daerah. Program dan kegiatan  itu, tak terlepas dari upaya mewujudkan visi misi Pemerintah Abdya seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Sementara itu, Khaidir, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Abdya mengatakan, Musrenbang penyusunan RKPK diawali dengan pelaksanaan Musrenbang gampong. Kemudian dilanjutkan dengan Musrenbang kecamatan untuk menentukan kerangka pembangunan agar lebih terarah serta sesuai kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang kecamatan tidak semata-mata menyepakati usulan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui RPJM dan Musrenbang gampong, tapi untuk menghasilkan prioritas masalah dan kegiatan yang menjadi urusan wajib pemerintah kabupaten,” sebut Khaidir.

Setelah di Babahrot, Musrenbang tingkat kecamatan selanjutnya pada Kamis (5/2) akan berlansung di Kecamatan Kuala Batee, seterusnya di Kecamatan Jeumpa, Lembah Sabil, Manggeng, Tangan Tangan, Setia, Blangpidie, dan Susoh. “Jadwal pelaksanaan Musrenbang ini akan berurutan hingga tuntas dan setelah selesai di sembilan kecamatan baru akan ditampung dalam Musrenbang Kabupaten,” jelas Plt Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Abdya Zal Sufran.

Sehari sebelumnya, lanjut Zal Sufran, juga telah digelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten Abdya tahun 2016, di Aula Masjid Kompleks Perkantoran Setdakab, dimana Asisten Ekobang Setdakab Abdya, M Nafis A Manaf mengatakan, beberapa tantangan yang dihadapi pada tahun 2016, yaitu belum optimalnya pelaksanaan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, kurangnya peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, dan tidak tercapainya target Pendapatan Asli Kabupaten (PAK).

Sesuai tema pembangunan Abdya pada 2016 yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui pengembangan sektor strategis, maka dari itu forum menetapkan beberapa arah kebijakan pembangunan. Contohnya, seperti penataan kawasan strategis dan pengembangan infrastruktur, peningkatan nilai tambah produk komoditas unggulan serta pengembangan teknologi informasi untuk pelayanan publik. (Red/Zal)