Qanun APBK Abdya Di Sahkan

oleh
Qanun APBK Abdya Di Sahkan
Qanun APBK Abdya Di Sahkan
Qanun APBK Abdya Di Sahkan

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) bersama dengan pemerintah Kabupaten setempat, pada Selasa (30/12) telah menyetujui dan menandatangani nota kesepakatan rancangan qanun Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) tahun anggaran 2015 menjadi Qanun sebesar Rp. 761.157.115.261,-

Angka tersebut ditetapkan dalam pendapat akhir fraksi-fraksi diantaranya Fraksi Aceh, Fraksi Nasional Bersatu dan Fraksi Abdya Bermartabat. Ketiga fraksi tersebut telah menyetujui dalam Rapat Paripurna mulai dari Laporan Badan Anggaran, Pemandangan Umum Anggota DPRK dan Jawaban Bupati Abdya Terhadap Pemandangan Umum tersebut. Kemudian dilanjut dengan penandatanganan nota kesepakatan Qanun APBK dan penutupan pengesahan Qanun yang berlansung di Aula DPRK setempat.

Rapat peripurna tersebut dipimpin lansung oleh Ketua DPRK Abdya Zulkifli Isa didampingi dua wakilnya Romi Syah Putra dan Jismi yang turut dihadiri Bupati Abdya Jufri Hasanuddin, Kapolres Abdya AKBP Budi Samekto, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono, Kajari Blangpidie Umar Z SH MH, Sekda Abdya Drs Ramli Bahar, para asisten, para staf ahli, sejumlah Kepala SKPK dan para tamu undangan lainnya yang berhadir dalam ruang rapat tersebut.

Dalam pembacaan pendapat akhir fraksi, Ketua Fraksi Aceh, Zaman Akli meminta kepada Bupati Abdya Jufri Hasanuddin agar menggunakan anggaran sesuai dengan skala pioritas dalam daerah dan memperhatikan kembali sarana pertanian di Abdya agar para petani tidak terjadi gagal panen kedepannya, kemudian menertibkan upah bajak sawah yang menggunakan hand traktor milik daerah agar manfaat bantuan dari pemerintah tepat guna.

Pendapat lainnya juga disampaikan Agus Syamhadi dari Fraksi Nasional Bersatu dan Nurdianto dari Fraksi Abdya Bermartabat, agar Bupati Abdya Jufri Hasanuddin mengevaluasi kembali kinerja seluruh Kepala SKPK di jajaranya, sebab mereka yang akan mengelola APBK nantinya. Kemudian juga terkait dengan pelayanan kesehatan terutama masalah ketersediaan tenaga medis, obat-obatan sampai kepada penertiban bidan desa agar berdomisili ditempat mereka bertugas.

Dalam jawaban Bupati Jufri, disampaikan, kalau pihaknya akan menampung semua pendapat dari fraksi-fraksi tersebut, terutama menganai mengevaluasi sejumlah pejabat di Abdya. “Dipastikan dalam bulan Januari 2015 mendatang, kita akan mutasi sejumlah Kepala SKPK termasuk para Kabid dan Kasi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bupati Jufri, pihaknya juga akan membenahi kembali tentang luas lahan areal pertanian di Abdya, dari data statistik terdata 11 ribu hektare lebih, padahal rill nya adalah sekitar 8.300 hektare menurut Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kemudian juga akan meninjau kembali pemakaian hand traktor oleh sejumlah keujrun blang agar menjadi sumber pendapatan asli kabupaten (PAK).

“Kita pastikan semua terbenahi dalam tahun ini secara pelan-pelan, hal itu kita lakukan demi kemajuan untuk membangun Abdya kedepannya, ditambah lagi banyak skala pioritas yang mesti kita kedepankan,” demikian ujarnya. (Red/Zal)