Satgas SAR Aceh Barat Evakuasi Mayat Mengapung

21
Satgas SAR Evakuasi Mayat Remaja Dari Laut

Satgas SAR Evakuasi Mayat Remaja Dari Laut
Satgas SAR Evakuasi Mayat Remaja Dari Laut

MEULABOH | DiliputNews.com – Tim Satgas SAR Meulaboh Resque berhasil mengevakuasi satu mayat pria diperkirakan berusia belasan tahun (remaja) yang ditemukan mengapung di perairan laut Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

“Jenazahnya sudah kita evakuasi dan selanjutnya kita serahkan kepada pihak lain dibawa kerumah sakit, identitasnya belum diketahui tapi dari tubuhnya diperkirakan berusia belasan tahun karena belum sunat,”kata Kepala Satgas SAR Meulaboh Resque Abdurrahman di Meulaboh, Senin.

Saat mayat tersebut diangkat dari air berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi Pelabuhan Jetty Meulaboh Senin (17/11), kondisinya sudah tidak berpakaian utuh hanya tinggal sehelai baju tanpa celana, kemudian badannya membengkak diduga sudah tengelam selama satu hari.

Dia menyebutkan, kondisi fisik korban tidak terlihat ada yang cidera, sekitar pukul 13.00 WIB berhasil sampai kedaratan dan langsung dibawa ambulan menuju rumah sakit Umum Daerah RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

“Awalnya ini informasi dari masyarakat yang menyampaikan ada sosok mayat dilaut, dari itu kita langsung turun bersama satu unit perahu karet bersama beberapa anggota sat gas Basar Nas,”imbuhnya.

Abdurahman menyebutkan, bahwa dalam beberapa hari ini ada dua keluarga yang menyampaikan kehilangan anggota keluarga yakni warga Menuang Kinco, Kecamatan Pante Ceureumen hanyut di sungai, kemudian warga neyalan Desa Pangong Kecamatan Johan Pahlawan juga belum ditemukan.

Kuat dugaan jasad yang ditemukan tersebut merupakan warga Menuang Kinco Syarifudin (18)  yang semula hilang tengelam disungai, karena sedikit ada kesamaan postur tubuh yang masih berusia remaja.

Kemudian nelayan Pangong yang dilaporkan menghilang sejak tiga hari terakhir, dari hasil koordinasi tim relawan barat selatan Aceh belum ada tanda-tanda keberadaan nelayan yang nekat melaut tunggal itu.

“Tim relawan juga sudah menghubungi keluarga Syarifudin untuk melihat ciri-cirinya apakah itu benar, sementara untuk nelayan Pangong belum ada kabar, kita sudah berkoordinasi dengan sat gas wilayah barsela dan menyebarkan begron boad nelayan ditumpanginya,”tegasnya.(red/ant)