Polisi Periksa Tersangka Pencurian Dan Cabul di Abdya

124
Polisi Periksa Tersangka Pencurian Dan Cabul di Abdya

Polisi Periksa Tersangka Pencurian Dan Cabul di Abdya
Polisi Periksa Tersangka Pencurian Dan Cabul di Abdya

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Seorang tersangka pencurian berinisial TI (27) warga Desa Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (29/10), sedang menjalani pemeriksaan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Abdya, atas tuduhan pencurian sejumlah alat elektronik dalam Polindes Palak Kerambil, Susoh, yang dilancarkannya pada Minggu tanggal 12 Oktober lalu.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi berhasil menangkap tersangka di Gosong Telaga, Kabupaten Aceh Singkil pada Selasa (28/10) pagi. Kapolres Abdya AKBP Budi Samekto, melalui KBO Reskrim Ipda Sunardi Yahmin, menjelaskan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari korban yang kehilangan sejumlah barang elektronik di Polindes berupa satu unit TV LCD merk Sharp, satu unit Digital parabola, DVD merk Misori dan sejumlah uang. “Barang bukti di dapatkan setelah transaksi di Desa Alue Rambot, Kecamatan Jeumpa, dari seorang penadah berinisial RD alias Bro, yang merupakan pemain lama juga,” terang Sunardi.

Sementara ini, Lanjut Sunardi, beberapa barang bukti tersebut sudah diamankan oleh polisi. “Kita amankan dulu barang buktinya untuk proses penyelidikan lebih lanjut, tapi kalau pemilik barang ingin mengambil, akan kita berikan dengan membuat surat pinjam BB dan apabila dibutuhkan untuk bukti persidangan harus diberikan selama kasus ini belum selesai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sunardi menerangkan, selain melakukan pencurian di Polindes, tersangka TI juga diduga terlibat tindak pencurian kerbau di Abdya, ironisnya lagi, TI juga pernah dihukum penjara selama 7 tahun atas kasus pemerkosaan dan baru keluar penjara pada tahun 2009.

Atas kejahatan yang dilakukannya, tambah Sunardi, tersangka dijerat hukuman selama 7 sampai 9 tahun penjara sesuai dengan pasal 363 ayat 1,3 dan 5 KUHP. “ Kita akan dalami terus kasus ini, diduga ada sendikat rekan lain dari tersangka, namun saat ini tersangka sedang dalam proses pemeriksaan,” demikian ujarnya.

Juga Tangani Kasus Cabul

Selain menangani kasus pencurian, Sat Reskrim Polres Abdya, dalam waktu yang sama juga menangani kasus pencabulan yang dilakukan oleh SR (21) seorang santri warga Mon Mameh, Kecamatan Setia terhadap seorang pelajar dibawah umur sebut saja Bunga (17) Warga Pesisir Mon Mameh, Kecamatan Setia hingga melahirkan.

Berdasarkan keterangan pemeriksaan Polisi, tersangka SR melakukan hubungan intim dengan bunga sejak masih pacaran pada tahun 2011 yang dikala itu bunga baru berumur 15 tahun. Pada saat pacaran SR dan Bunga sering melakukan hubungan layaknya suami istri, hingga puluhan kali, akibatnya pada tanggal 26 Oktober 2014, Bunga melahirkan bayi hasil hubungan gelap mereka. “Meskipun suka sama suka, tersangka SR kita jerat akibat melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur,” terang KBO Reskrim Polres Abdya Ipda Sunardi Yahmin di ruang kerjanya, Rabu (29/10).

Dikatakan Sunardi, orang tua bunga sangat terkejut ketika mendengar ada tangisan bayi, begitu diperiksa ternyata bunga sedang melahirkan, dengan panik bunga dilarikan ke Puskesmas terdekat. Setelah mendengar pengakuan bunga, ayah korban melaporkan kejadian itu pada Polsek setempat, selanjutnya pihak polisi langsung meringkus tersangka di salah satu pesantren tempat dia nyantri.

“Bayi perempuan tersebut dilahirkan dengan selamat, akibat pencabulan yang dilakukan tersangka, SR dikenakan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara yang tercantum dalam Pasal 81 Yo Padal 82 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” singkatnya. (Red/Zal)