Kesadaran Tertib Lalulintas di Abdya Masih Rendah

18
Kesadaran Tertib Lalulintas di Abdya Masih Rendah

Kesadaran Tertib Lalulintas di Abdya Masih Rendah
Kesadaran Tertib Lalulintas di Abdya Masih Rendah

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Banyak masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang belum sadar tentang taat aturan berkendara di jalan raya, terutama untuk kendaraan roda dua. Dibuktikan dengan Razia yang sering digelar Satuan Polisi Lalulintas Polres Abdya, setidaknya petugas berhasil menjaring puluhan kendaraan karena tidak membawa kelengkapan surat kendaraan mengemudi baik surat izin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bahkan tidak menggunakan pengaman kepala seperti helm berstandar nasional (SNI).

Selain itu pihak Polisi Lalulintas setempat juga dihadapkan dengan pelanggaran lainn seperti pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm depan belakang, sabuk pengaman dan sebagainya, serta berboncengan dengan sepeda motor lebih dari dua orang, bahkan menggunakan handphone saat berkendara.

“Kendala inilah yang terus kita upayakan penanganannya, baik berupa sosialisasi ataupun menindak langsung pengendara, pengendara tersebut baru tertib apabila ada petugas, jika tidak ada, maka masih banyak pengguna jalan yang melanggar aturan. Pola pikir seperti ini yang sedikit demi sedikit kita rubah, menjadi pengendara yang sadar akan ketertiban, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar Kapolres Abdya, AKBP Budi Samekto SIK melalui Kasat Lantas Iptu Imam Syafii SH, Rabu (29/10).

Kata Imam, memakai alat pengaman seperti helm saat berkendaraa bukanlan sebuah kepentingan dalam razia, namun merupakan kepentingan keselamatan bagi pengendara itu sendiri, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara, kepala pengendara akan aman dari benturan.

“Helm wajib bagi pengendara, baik  untuk pengendara maupun yang duduk dibelakang. Jadi depan belakang harus mengenakan helm demi keamanan dan keselamatan,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya mengaku prihatin dengan tindakan masyarakat Abdya yang mengabaikan tertib lalulintas di jalan raya selama berkendara, sebab masalah ketertiban lalulintas telah diatur dalam Undang-Undang RI No.22 tahun 2009 tentang lalulintas, yang memberikan sanksi lebih berat dari sebelumnya.

“Oleh karena itu, Satlantas Polres Abdya terus melakukan upaya-upaya mensosialisasikan UU tersebut kepada masyarakat supaya timbul kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Razia rutin di awal dan akhir minggu pada setiap bulannya di lokasi yang berbeda akan terus dilakukan, untuk membuat masyarakat sadar serta mau menggunakan helm depan belakang. “Siapa pun dia harus tertib lalu lintas karena ketertiban lalulintas merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Terakhir, lebih lanjut, Imam menyebutkan, sosialisasi tertib lalulintas juga sudah dilakukan melalui berbagai upaya, seperti pendekatan dengan pengenalan dan pemberian informasi ke sekolah-sekolah yang ada di Abdya, ditempat-tempat keramaian seperti di warung kopi, bahkan saat razia juga dilakukan teguran tanpa diberikan surat tilang. Kalau sosialisasi sudah hampir tiap minggu dan bulan, sudah kita susun, dan sudah melibatkan instansi di Abdya dengan harapan tertib lalulintas benar-benar akan terwujud dengan maksimal,” demikian Imam.(Red/Zal)