Gerakan ISIS Aceh Minta Haji Bakri Dicambuk

34
Gerakan ISIS Aceh Minta Haji Bakri Dicambuk

Gerakan ISIS Aceh Minta Haji Bakri Dicambuk
Gerakan ISIS Aceh Minta Haji Bakri Dicambuk

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Puluhan mahasiswa Aceh yang menamakan dirinya dalam Gerakan Indahnya Syariat Islam Sesungguhnya (Gerakan ISIS) Aceh menggelar aksi di Simpang Lima, Banda Aceh, Jumat (24/10).

Pada aksi tersebut mereka meminta Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mencambuk Haji Bakri Usman (HBU), salah seorang tokoh masyarakat di Banda Aceh.

Haji Bakri Usman seorang tokoh masyarakat dan juga seorang pengusaha di Banda Aceh pernah tertangkap sedang melakukan mesum di salah satu salon di Banda Aceh pada tanggal 5 Mei 2012 lalu. Namun pihak polisi syariat Islam Banda Aceh tidak menghukum cambuk HBU tersebut.

Aksi yang berlangsung dibawah pengawalan pihak kepolisian berlangsung tertip. Kendati demikian, aksi yang berlangsung saat arus lalulintas padadat sempat menyita perhatian pengguna jalan.

Sambil berorasi secara bergantian, peserta aksi juga membawakan spanduk dan juga membagi-bagikan selebaran pada sejumlah pengendara jalan yang berhenti di lampu merah.

Koordinator aksi, Yusuf Al-Gayoni disela-sela aksi mengatakan, selama ini hukum cambuk terkesan hanya berlaku untuk masyarakat biasa. Namun untuk pejabat dan orang kaya terkesan tidak tersentuh dengan hukum cambuk. Kalau begitu, lebih baik Dinas Syariat Islam dan Polisi Syariat dibubarkan saja.

“Hukum cambuk selama ini hanya berlaku untuk masyarakat biasa, giliran Haji Bakri Usman, seorang tokoh masyarakat tidak cambuk, padahal kedapatan langsung sedang mesum di sebuah salon,” tegas  Yusuf Al-Gayoni.

Yusuf juga mempertanyakan komitmen Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dalam menegakkan syariat Islam secara kaffah. Hal ini dilihat tidak dicambuknya beberapa tokoh masyarakat dan orang terdekat dengan kekuasaan nyata-nyata telah melanggar, namun tidak dihukum.

“Apa karena Bakri Usman itu tim pemenangan Illiza dulu waktu pemilu? Sehingga dia tidak dihukum,” tegasnya.

Illiza Sa’aduddin Djamal diminta untuk segera mencambuk HBU. Sehingga kota Madani yang didengungkan oleh Illiza tidak tercemarkan dengan kasus HBU yang tidak dicambuk setelah melanggar Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat dan Mesum.(Red/Hb)