Peluang Pemekaran ALA ABAS Semakin Besar

30
Peluang Pemekaran ALA ABAS Semakin Besar

Peluang Pemekaran ALA ABAS Semakin Besar
Peluang Pemekaran ALA ABAS Semakin Besar

MEULABOH | DiliputNews.com – Usai Jokowi dilantik menjadi presiden ke-7 membuat peluang pemekaran wilayah Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) semakin besar, sehingga Komite Percepatan Persiapan Provinsi Aceh Barat Selatan (KP3-ABAS) telah bersiap-siap mengagendakan rapat lanjutan.

Ketua KP3-ABAS Tjoet Agam, Kamis (23/10) mengatakan moment pergantian orang nomor satu di Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini, sebagai peluang mendenyutkan kembali perjuangan pembentukan Provinsi di wilayah Aceh Barat Selatan atau di kenal dengan sebutan ABAS.

“Karena ia cukup paham dengan kondisi perpolitikan dan budaya pada daerah Aceh,Forum komunikasi KP3-ABAS yang membahas rencana kedepan memperjuangkan pemekaran Provinsi Aceh Barat Selatan,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam wacana pemekaran, sambung Tjoet Agam, draf Rancangan Undang-Undang (RUU) pemekeran telah tersusun, tinggal disetujui atau memperoleh tandatangan oleh Presiden RI.

“Dahulu sangat berharap banyak Pak Presiden SBY yang tanda tangan. Tapi tidak kunjung di setujui. Makanya dengan pak Presiden RI ini, kembali draf RUU pemekaran akan kita sodorkan bersama,” jelasnya.

Tjoet Agam mengaku, pembentukan atau pemekaran enam kabupaten/kota di wilayah ABAS, bukan bagian dari memisahan diri dari bagian dari Aceh, melainkan tetap bagian dari ke-Aceh-an.

“Makanya nama provinsi pemekaran di sebutkan Provinsi Aceh Barat-Selatan (ABAS),” katanya menambahkan.

Banyak potensi alam pada enam kabupaten/kota  di ABAS yang belum terkelola secara maksimal, seperti Aceh Jaya dengan gunungnya emas, Aceh Barat dari sector perkebunan, batubara, dan sungai yang mengandung emas, demikian juga Aceh Selatan Gunung Mar-Mar nya, Simeulue ada gasnya.

”Ini bukan kepentingan untuk saya, usia saya telah diambang senja, otak saya telah kosong, lutut telah goyang. Tapi semua itu yang merasakan anak cucu kita yang berasal dari ABAS,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Aceh Barat T. Novian Nukman, menuturkan, pembentukan Provinsi Abas akan memperoleh dukungan dari seluruh komponen Kepemudaan di Aceh Barat, mukin sama halnya dengan dukungan kabupaten/kota lainnya. Sebab, melihat melalui perspektif percepatan pembangunan dan peningkatan kesejateraan rakyat.

“Jika Provinsi ABAS terbentuk, tentu entitas ke-Aceh-an dan status otonomi khusus tetap tidak mukin hilang, bisa kita jadikan referensi seperti kondisi Provinsi Papua” ungkapnya.(red)