Parah, Pasangan Ini Ditangkap Mesum di Komplek Masjid

60
Parah, Pasangan Ini Ditangkap Mesum di Komplek Masjid

Parah, Pasangan Ini Ditangkap Mesum di Komplek Masjid
Parah, Pasangan Ini Ditangkap Mesum di Komplek Masjid

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Berawal dari kecurigaan warga terhadap satu unit mobil kijang yang terparkir di pelataran parkir masjid Baitul Musyahadah desa Kaye Jato, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, yang akhirnya warga melaporkan pada polisi yang sedang bertugas di salah satu bank di kawasan itu.

Ketika polisi memeriksa mobil tersebut ternyata ada pasangan yang sedang memadu kasih tepatnya di jok belakang mobil. Pasangan tersebut tidak bisa berkutik saat ketangkap basah.

“Pasangan selingkuh tersebut yakni, laki laki berinisial MH (69) asal Aceh Besar dan wanitanya R (43) juga berasal Aceh Besar, saat penangkapan keduanya kepergok sedang mesum dalam mobil tepatnya di pelataran parkir Masjid Baitul Musyahadah Desa Kaye Jato, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Kata PLH Kasat Pol PP- Polisi Syariat Kota Banda Aceh, Evendi Abdul Latif, Rabu (15/10).

Evendi megaku, penangkapan terhadap non muhrim ini berawal dari warga yang curiga dengan keberadaan mobil kijang yang diparkir di pelataran masjid dalam jangka waktu lama.

Sehingga warga melaporkan pada polisi yang sedang bertugas di salah satu bank di kawasan itu. Kemudian polisi itu langsung memeriksa mobil dan melihat pasangan selingkuh itu sedang melakukan indehoi di jok belakang mobil.

“Jadi waktu diperiksa oleh polisi, mereka sedang melakukan hubungan intim di belakang jok mobil belakang,” Aku Evendi Abdul Latif.

Penangkapan pasangan mesum itu yang kemudian diketahui laki-laki MH itu merupakan pensiunan pegawai kejaksaan sekitar pukul 12.50 WIB. Kemudian mereka langsung dibawa ke Polsek Kecamatan Banda Raya dan pada pukul 15.00 WIB dijemput oleh polisi syariat Kota Banda Aceh.

Menurut pengakuan pelaku, kata Evendi, mereka sudah berkenalan sejak 3 bulan terakhir dan masing-masing memiliki keluarga dan anak. Selama kurun waktu itu sudah melakukan 3 kali berhubungan badan dan selalu melakukannya di jok belakang mobil.

Keduanya saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik polisi syariat kota Banda Aceh. Mereka diancam dengan Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang khalwat. “Sekarang masih diproses dan dari perbuatan mereka itu terancam hukuman cambuk, tetapi kita tunggu prosesnya dulu,” tukasnya.(Red/Dedek-Ktb)