Petugas Kesehatan Abdya Bantah Keluyuran Saat Jam Kerja

26
Petugas Kesehatan Abdya

Petugas Kesehatan Abdya
Petugas Kesehatan Abdya

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Terkait dengan pemberitaan oknum tenaga kesehatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kerap nongkrong saat jam kerja yang diterbitkan media ini, Selasa (23/9) kemaren, para anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Abdya, membantah, ternyata pada saat itu pihaknya sedang menunggu anggota IBI lainnya untuk menggelar arisan (pertemuan) yang berlangsung selama dua jam dari pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.

“Kami tau itu jam dinas, tapi sudah menjadi kebiasaan setiap arisan anggota IBI Abdya dilakukan pada jam dinas, itupun kita lakukan selama dua jam saja,” kata salah satu anggota IBI kepada wartawan, Rabu (24/9) melalui saluran seluler.

Selain itu, pihaknya juga mengaku tidak ada aturan yang mengikat terkait jadwal pelaksanaan arisan pada jam dinas dimaksud. “Memang tidak ada aturan yang menyatakan pelaksanaan arisan itu harus pada jam kerja, tapi ini sudah menjadi kesepakatan bersama, menimbang banyak bidan yang tidak mau hadir jika arisan itu dilakukan pada hari libur,” tutur salah satu tenaga kesehatan yang tidak mau disebutkan namanya ketika memberi keterangan lanjutan pada media ini.

Mananggapi hal itu, Sekretaris IBI Abdya, Safliati Mkes, menjelaskan, kalau pihaknya sudah mengingatkan kepada anggota IBI untuk mengenakan seragam IBI, supaya menghindari kesalahpahaman pihak tertentu. “Beberapa kali sudah kita jelaskan, tapi masih ada juga anggota kita yang tidak mematuhinya,” kata Safliati.

Menurutnya, sudah sewajarnya apabila ada pihak tertentu curiga dengan keberadaan petugas kesehatan yang keluyuran pada jam kerja, hal itu disebabkan karena salah penafsiran terhadap orang yang melihat. “Kita tetap akan menindak tegas jika ada tenaga kesehatan yang keluyuran pada jam kerja, hal itu sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS,” ujarnya.

Terakhir, Safliati yang juga sebagai Sekretaris Pada Dinas Kesehatan Abdya, mengaku pihaknya telah memberikan penegasan kepada setiap kepala Puskesmas agar menerapkan aturan disiplin dengan maksimal. Sebab, jika dibiarkan terus menerus, maka akan berdampak buruk terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, baik itu di rumah sakit hingga tingkat Puskesmas Pembantu.

“Dinas Kehatan telah menyurati setiap kepala Puskesmas untuk lebih memaksimalkan aturan, sehingga petugas kesehatan tidak dibiarkan bebas keluyuran pada jam-jam kerja,” paparnya lebih lanjut. (Red/Zal)

BERITA SEBELUMNYA :
Oknum Tenaga Kesehatan di Abdya Kerap Nongkrong Saat Jam Kerja