Lagi, Gajah Mati Ditemukan di Aceh Jaya

37
Lagi, Gajah Mati Ditemukan di Aceh Jaya

Lagi, Gajah Mati Ditemukan di Aceh Jaya
Lagi, Gajah Mati Ditemukan di Aceh Jaya

ACEH JAYA | DiliputNews.com – Seekor gajah jantan diperkirakan berusia 20 tahun ditemukan mati dengan tanpa gading di kawasan hutan Sungai Cengeh, Desa Pangong, Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh.

Idrus (50) tokoh masyarakat setempat di Aceh Jaya, Sabtu mengatakan, masyarakat baru mengetahui kematian gajah tersebut setelah tercium bau amis di kawasan hutan yang selama ini menjadi tempat pencaharian mereka.

“Mungkin saja sudah tiga hari lalu gajah ini mati sebab sudah mengeluarkan bau amis, tapi penyebabnya kami tidak tahu, apalagi persoalan siapa yang telah mengambil gadingnya,” katanya.

Kematian hewan dilinduungi tersebut sudah beberapa kali terjadi di kawasan Aceh Jaya, rumor berkembang bahwa ada sindikat pencurian gading gajah yang terus memburu hewan di kawasan konservasi sumber daya alam itu.

Kata Idrus, kematian gajah demikian membuat masyarakat setempat khawatir, karena apabila benar satwa tersebut sengaja dibunuh maka imbasnya akan kemasyarakat setempat, karena akan ada balasannya dari hewan yang disebut “Teungku Rayeuk” itu.

Masyarakat setempat hanya mengeluhkan adanya sebagian masyarakat lain yang berburu hewan di kawasan itu, namun yang diburu dengan menggunakan senjata api adalah hewan Kijang atau lebih dikenal rusa liar di kawasan hutan tersebut.

Masyarakat setempat kata dia, selama ini sudah dapat hidup bersahabat dengan hewan berbelalai panjang itu, namun mereka juga tidak berani menuduh bahwa ada orang dari luar yang datang sengaja memburu gajah-gajah yang berada sekitar 10 kilometer dari perkampungan warga.

“Selama ini gajah sering turun ke gampong-gampong (desa), kami tidak mengapa dan setelah makan dia juga kembali ke hutan, kami melihat kawanan mereka sampai 100-an mondar mandir,” imbuhnya setelah kembali dari lokasi.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Aceh Jaya Saiful Bahri mengatakan, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah turun ke lokasi untuk melihat dan melakukan identifikasi.

“Sejak kemarin tim dari Provinsi Aceh juga sudah turun ke lokasi melihat gajah yang telah mati ini dan pihak kepolisian juga,” pungkasnya.

BKSDA Aceh mencatat hingga tahun 2014 ini, populasi gajah sumetera di 16 kabupaten/kota di Aceh hanya tersisa sekitar 460 ekor dan jumlah tersebut diperkirakan bertambah karena banyak ditemukan gajah anakan.(Red/Ant)