Karena Dipukul, Sopir Rental Lapor Polisi di Abdya

34
Karena Dipukul, Sopir Rental Lapor Polisi di Abdya / Ilustrasi

Karena Dipukul, Sopir Rental Lapor Polisi di Abdya / Ilustrasi
Karena Dipukul, Sopir Rental Lapor Polisi di Abdya / Ilustrasi

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Kejadian pengeroyokan salah seorang sopir L300 oleh oknum sopir mobil rental di kompleks pelabuhan Labuhan Haji, Kamis (4/9) malam sekira pukul 20.00 WIB, itu, berujung aksi demo dan razia yang digelar pengemudi angkutan umum jenis L300 pada Sabtu (6/9) pagi, di Jalan Nasional, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Para sopir L300 itu berasal dari beberapa kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh, seperti Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Selatan, Kota Subulussalam dan Singkil. Rencana akan menggelar aksi di Pelabuhan penyebrangan Labuhan Haji, justru berubah dengan nekat menggelar razia mobil rental di Jalan Nasional, Kecamatan Setia, Abdya, tetapi aksi mereka tidak berlangsung lama sebab keburu dibubarkan oleh pihak kepolisian dan  Dinas Perhubungan setempat.

Tidak berlangsung lama setelah itu, pada pukul 10.00 WIB dikabarkan telah terjadi pemukulan terhadap seorang sopir rental jenis Suzuki APV dengan nomor polisi BL 670 LI yang disopiri  Mawardi (43) warga Aceh Besar yang sedang mengantar penumpang ke Abdya.

Kapolres Abdya, AKBP Eko Budi Susilo SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu Fitriadi, membenarkan atas kejadian pemukulan itu, korban atas nama Mawardi, sudah memberikan laporan kepada pihak kepolisian, diduga pemukulan itu dilakukan oleh oknum sopir L300, dilokasi terminal angkutan umum, Desa Geulumpang Payong, Blangpidie. “Untuk pengembangan lebih lanjut, kita sedang melakukan penyelidikan agar mengetahui siapa pelakunya,” tuturnya.

Dikatakannya, polisi membubarkan razia gelap tersebut karena tidak memiliki izin. “Korban berangkat dari Aceh Besar menuju Abdya untuk mengantar penumpang, sejauh ini kita masih mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari para saksi,” demikian ungkap Fitriadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Abdya Azhar Anis ST dihubungi wartawan  terpisah mengatakan besok Minggu (7/9) pihaknya dibantu instansi terkait lainnya akan mencoba menfasilitasi para awak L300 dengan mobil rental untuk duduk bersama dalam menyelesaikan perseteruan antara dua kubu tersebut.

“Kita mengambil tempat di terminal Geulumpang Payong Blangpidie, nanti kita bersama awak L300 dan rental akan membicarakan bagaimana tekhnisnya dalam menyelesaikan urusan ini,” pungkasnya. (Red/Zal)