Sopir Travel Meulaboh Demo Dinas Perhubungan

127
Sopir Travel Meulaboh Demo Dinas Perhubungan

Sopir Travel Meulaboh Demo Dinas Perhubungan
Sopir Travel Meulaboh Demo Dinas Perhubungan

MEULABOH | DiliputNews.com – Setelah beberapa hari sebelumnya supir L-300 melakukan demo dan razia terhadap mobil rental travel rute Meulaboh-Banda Aceh. Kini giliran 72 sopir dan pengurus travel rute Meulaboh-Medan melakukan unjukrasa di depan kantor Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi (Dishubtel) Aceh Barat, Kamis (4/9) sekitar pukul 10.00 Wib pagi.

Unjuk rasa oleh puluhan sopir dan pengurus travel rute Meulaboh-Medan tersebut untuk meminta keadilan dan mendesak agar tidak  ada perlakuan diskriminasi.

Para pengunjukrasa mengaku, meskipun demo dan razia yang dilakukan sopir L-300 terhadap mobil rental rute Meulaboh-Banda Aceh, namun pihaknya juga mendapat getahnya.

“Akibat demo dan razia yang dilakukan oleh sopir L-300 tersebut, kami sopir travel rute Meulaboh-Medan merasa was was dan tidak nyaman untuk membuka lapak di kawasan Meulaboh karena khawatir akan menjadi sasaran razia,” ungkap sejumlah sopir jenis innova tersebut.

Selain meneriakkan yel yel, sopir mobil travel ini juga memajangkan sejumlah poster, inti dari tuntan mereka, yakni,  Jangan binasakan kami. Kami punya anak dan istri, Tolong carikan solusi untuk travel rute Meulaboh-Medan.

Seorang Sopir mobil rental jenis Innova, rute Aceh – Sumatera Utara, Cut Lem, kepada sejumlah wartawan mengatakan, pihaknya setuju jika razia yang dilakukan oleh sopir L300 untuk melarang travel rute Meulaboh-Banda Aceh dan siap mendukung semua tuntutan sopir L300 tersebut.

“Tapi kalau terancam tutup travel rute Meulaboh-Medan, tolong janganlah, karena kami juga butuh makan,” ujarnya.

Selain itu, sejumlah pengemudi da pengelola loket travel tersebut membenarkan jika usahanya belum memiliki legalitas yang sah, baik izin membuka loket maupun status kenderaan sebagai angkutan umum.

“Bukan niat kami tidak mengurus izin, tapi pihak pemerintah tidak mau memberikab izin, pemerintah hanya memberikan izin untuk angkutan lintas kabupaten dan kecamatan saja,” jelas Cut Lem.

Setelah beberapa jam berorasi di halaman kantor, para pengunjuk rasa diterima oleh Kepala Bidang (Kabid) Darat, Zulkifli. Saat menerima para pengunjukrasa, zulkifli mengatakan semua keluhan sopir travel akan disampaikan kepada Bupati Aceh Baray, H. T. Alaidinsyah.

“Semua keluhan ini nantinya akan kami sampaikan kepada bapak bupati, untuk dicarikan solusinya,” jelasnya.(Red/Za)