Pemkab Aceh Selatan Optimis Proyek Selesai Tepat Waktu

22
Pemkab Aceh Selatan Optimis Proyek Selesai Tepat Waktu

Pemkab Aceh Selatan Optimis Proyek Selesai Tepat Waktu
Pemkab Aceh Selatan Optimis Proyek Selesai Tepat Waktu

TAPAKTUAN | DiliputNews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyatakan sikap optimisnya akan menuntaskan realisasi pekerjaan proyek bersumber anggaran otonopmi khusus (Otsus) tahun 2014 tepat waktu atau sebelum berakhirnya tahun anggaran berjalan.

“Kita optimis realisasi pekerjaan proyek, khususnya sumber anggaran Otsus akan tuntas secara tepat sesuai target yang telah ditetapkan meskipun sisa waktu tahun ini tinggal tiga bulan lagi,” kata Kepala Bagian Pembangunan Setdakab Aceh Selatan Drs Afdhal di Tapaktuan, Rabu (3/9).

Menurut Afdhal, untuk mencapai target sesuai yang telah ditetapkan tersebut, Bupati Aceh Selatan H T Sama Indra SH dalam beberapa kali kesempatan pertemuan, telah menginstruksikan kepada seluruh kepala SKPK agar segera mempercepat atau memacu realisasi pekerjaan.

“Bupati telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala SKPK agar bekerja secara maksimal untuk mengawal proses pekerjaan proyek di lapangan, namun Bupati juga mengingatkan agar percepatan untuk memacu realisasi pekerjaan di lapangan tersebut jangan sampai menurunkan mutu atau kualitas bangunan proyek,” tegas Afdhal.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan jumlah anggaran proyek Otsus tahun 2014 Kabupaten Aceh Selatan adalah senilai Rp158.151.037.413. Adapun jumlah keseluruhan paket proyek Otsus tahun 2014 adalah 492 paket, yang terdiri dari paket yang ditenderkan berjumlah 106 paket, penunjukan langsung (PL) 336 paket, swakelola 45 paket serta paket proyek revisi 5 paket.

Dari jumlah 106 buah paket proyek yang ditenderkan, hampir seluruhnya sudah dilakukan proses lelang, hanya tinggal sebanyak 5 paket lagi yang tersisa karena harus dilakukan proses tender ulang.
Dan dari keseluruhan proyek yang telah dilelang tersebut hanya tinggal 20 paket lagi yang belum diproses penandatanganan kontrak, sedangkan yang lainnya sudah mulai tahap pekerjaan di lapangan, jelasnya.

Sedangkan terkait kemajuan (progress) realisasi di lapangan, kata Afdhal, bervariasi yakni ada yang sudah mencapai 100 persen sudah siap dikerjakan dan ada juga yang masih nol atau baru mulai di kerjakan.

“Sejauh ini, kami belum menerima laporan dari rekanan terkait adanya kendala yang terjadi di lapangan, sebab kalau dari segi faktor cuaca saat ini cukup bagus. Biasanya kalaupun ada kendala atau hambatan yang terjadi dilapangan akan di ketahui pada bulan Oktober,” tandasnya.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Eksekutif LSM Kajian dan Advokasi Hukum (KAuM) Aceh Selatan, M Nasir SH meminta kepada Pemkab Aceh Selatan agar secara serius melakukan proses pengawasan pekerjaan proyek di lapangan, sebab dengan sisa waktu hanya tinggal tiga bulan lagi tahun 2014 ini, telah memaksa pihak kontraktor harus memburu proses pekerjaan proyek di lapangan.

“Jika proses pekerjaan proyek oleh kontraktor dilakukan secara terburu-buru karena mengejar tenggat waktu, maka kita khawatirkan bahwa mutu atau kualitas pekerjaan proyek pun akan tidak baik. Maka oleh sebab itu, kami meminta kepada Pemkab Aceh Selatan agar mengawasi secara ketat realisasi pekerjaan proyek dimaksud,” pintanya.(Red/Ant)