Empat Anggota TRA Kritis Diamuk Massa Di Pidie

oleh
Empat Anggota TRA Kritis Diamuk Massa Di Pidie
Empat Anggota TRA Kritis Diamuk Massa Di Pidie
Empat Anggota TRA Kritis Diamuk Massa Di Pidie

PIDIE | DiliputNews.com – Tragedi kerusuhan yang terjadi di Desa Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Jum’at (18/7/2014) sekitar pukul 14.30 Wib. Empat anggota Tim Relawan Aceh (TRA) kritis, delapan lainya luka-luka dan tiga unit mobil penumpang dan lima sepeda motor dibakar massa.

Pemicu kemarahan massa diduga salah seorang anggota organisasi berseragam hitam itu berinisial Mus, membawa aliran keagamaan diwilayah itu, dan tidak bisa diterima warga.

Keterangan dari salah seorang warga Desa Blang Raya, menyebutkan, insiden berdarah itu berawal dari salah seorang anggota TRA bersitegang dengan ustad didaerah itu, kemudian warga yang menyaksikan disulut kemarahan dan sempat beradu mulut dengan puluhan anggota TRA lainnya yang berseragam hitam -hitam. Lalu ratusan massa yang telah dibakar emosi mengejar anggota TRA dengan menggunakan kayu dan parang.

” Ratusan warga nengejar anggota TRA yang datang ke Desa mereka dan membakar kendaraan serta sepeda motor,” sebut waraga yang enggan disebut namanya itu kepada wartawan.

Seperti disinyalir acehonline.info, Keuchik Desa Blang Raya, Safwan Ahmad mengatakan, sebelumnya puluhan anggota TRA datang ke Desanya dan berkumpul membentuk kelompok dekat sebuah tower dikawasan itu. Kemudian Safwan menghubungi salah satu anggota TRA di daerah itu dan menanyakan maksud kedatangan kelompok itu ke Desa Mereka.

“Keterangan dari angota TRA di Muara Tiga, mengatakan mereka datang ke Desa Blang Raya hendak mengantarkan anggota TRA yakni Muslim, Tgk. Rozi, Samsul dan Mus kemari dan saya sudah melarangnnya karena massa sedang marah, keamanan juga tak bisa dijamin, malah saya sarankan ke Polsek saja,” Sebut Safwan.

Karena tak diindahkan sebut Safwan, bentrokan pun tak terhindarkan dan puluhan anggota TRA dihamuk massa, kemudian datang personil Polsek dan Koramil Muara Tiga untuk melerai pertikaian itu.

“Akibat amukan massa sejumlah anggota TRA mengalami luka-luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Sigli,” ungkapnya.

Pasca kejadian itu, Kepolisian Resor Pidie langsung dikerahkan kelokasi untuk pengamanan, setelah belasan anggota TRA yang kabur kewilayah perbukitan dan tidak berani turun takut diamuk massa.

Amatan acehonline.info di Rumah Sakit Tgk.Chik Di Tiro, Sigli, dua belas anggota TRA yang dihamuk massa kini dirawat secara intensif karena menderita luka serius dibagian kepala yang diduga akibat pukulan benda keras. Empat diataranya masih kritis.

Keterangan yang diperoleh acehonline.info, dari petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Tgk. Chik Di Tiro Sigli, empat diatara dua belas anggota TRA yang luka-luka hingga menjelang buka puasa belum sadarkan diri, kemungkinan akan di evakuasi ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. (Red/Ma/HB).