Selama Ramadhan, Peminat Peci di Abdya Meningkat

oleh
Selama Ramadhan, Peminat Peci di Abdya Meningkat
Selama Ramadhan, Peminat Peci di Abdya Meningkat
Selama Ramadhan, Peminat Peci di Abdya Meningkat

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Menjalang hari raya Idul Fitri 1435 H, sejumlah penjualan Peci atau kopiah, aksesoris penutup rambut yang dipakai secara luas oleh sebagian besar kaum pria di Indonesia semakin meluas. Bahkan permintaanpun semakin meningkat seperti di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan wilayah Kabupaten tetangga lainnya. Permintaan tersebut diprediksi berlangsung hingga lebaran nanti.

“Semangat kita jual peci ini selama Ramadhan saja, karena peminatnya ramai dibandingkan dengan bulan-bulan lain,” ujar pengusaha peci Ustadz Finda kepada DiliputNews.com, Rabu (16/7) di tempat usahanya di Pasar Kota Blangpidie Kabupaten setempat.

Dikatakannya, bahwa dirinya sedikit kewalahan dengan kondisi omset penjualannya, sebab dirinya menjual peci tersebut baru beberapa hari lalu. “Kita sedikit ketinggalan dengan para penjual peci lainnya, karena toko ini baru saya buka,” tambahnya.

Menurut Finda, usaha pembuatan peci tersebut sudah menjadi produk unggulan di Abdya dan diikutsertakan dalam berbagai ajang pameran, baik local maupun nasional. Produknya tersebut, lanjutnya, dipasarkan ke seluruh Aceh maupun luar Aceh, seperti Sumatera Utara, bahkan ke luar Indonesia melalui pihak kedua. Tidak sedikit pula warga yang datang langsung ke tempat penjualan peci untuk membeli langsung.

Sementara harga peci yang dijual Ust. Finda bervariasi mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu/peci, tergantung model, ukuran dan mereknya. Dalam sehari, Ia berhasil menjual barang dagangannya mencapai puluhan peci.

“satu hari kita bisa jual puluhan peci, karna pedagang peci bukan cuma kita saja, namun banyak saingan di Abdya ini, sebut Ust. Rangkang Bustanul Huda yang merupakan anak pesantren dibawah asuhan pimpinan Almarhum Abu Syam Marfaly. (Red/Zal)