Kapolres Abdya: TNI, Polri Harus Netral Di Pilpres

oleh
Kapolres Abdya: TNI, Polri Harus Netral Di Pilpres
Kapolres Abdya: TNI, Polri Harus Netral Di Pilpres
Kapolres Abdya: TNI, Polri Harus Netral Di Pilpres

BLANGPIDIE | Diliputnews.com – Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya), AKBP Eko Budi Susilo Sik, ketika bertindak selaku pimpinan apel gabungan TNI/Polri dalam rangka pengamanan pemilu presiden dan wakil presiden dihalaman Mapolres setempat, Senin (7/7) menegaskan, kepada TNI/Polri harus bersikap netral dan besinergi guna mengamankan jalannya pelaksanaan pesta demokrasi pada 9 Juli mendatang.

Kepada seluruh personel baik itu TNI maupun Polri, lanjut Kapolres, harus tetap mengutamakan koordinasi dalam segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilpres, sebab dengan koordinasi yang baik akan dapat mewujudkan kinerja yang baik pula.

“Apel gabungan itu bertujuan untuk membentuk komunikasi dan koordinasi dalam spirit kebersamaan yang telah dilaksanakan pejabat TNI/Polri guna menumbuhkan harmonisasi, simponisasi, keterpaduan dan sinergi dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peranan TNI/Polri,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam Pilpres 2014 nanti, potensi kerawanan dan gangguan Kamtibmas perlu diwaspadai, mulai dari pengamanan logistik hingga pada perubahan kondisi terhitung sejak masa tenang dan pasca-pemilihan.

Juga ada beberapa hal lain yang sangat perlu diantisipasi adalah ancaman adanya sabotase, teror, penculikan, isu SARA dan kegiatan konvensional lainnya. Usai proses pemungutan suara Pilpres 9 Juli nanti, aparat juga wajib waspada terhadap adanya protes, unjuk rasa, sabotase, teror, money politic, manipulasi, penggelembungan suara, intimidasi dan pemaksaan terhadap masyarakat.

“Kita selaku aparat negara jangan terlena dengan perubahan kondisi, mulai dari masa tenang hingga pasca pelaksanaan pemungutan suara. Akan tetapi kita terus melakukan monitoring ke setiap titik dan dipastikan berjalan lancar dan aman,” demikian terangnya.

selanjutnya, Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Suhartono, dalam kesempatan itu juga mengingatkan kepada seluruh personel TNI/Polri bahwa tugas aparat negara adalah memberikan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh masyarakat, sehingga mereka dapat dengan tenang dalam berpartisipasi pada Pilpres mendatang.

“Jangan pernah meremehkan situasi, meskipun terjadi perubahan sekecil apapun, jalin koordinasi dan komunikasi dengan baik, supaya indikasi kecurangan atau adanya oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencoba menggagalkan Pilpres, segera ditindak tegas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, sebab hal itu merupakan pelanggaran,” ingatnya, ketika mengambil alih pimpinan apel.

Lebih lanjut Dandim mengatakan, tugas TNI/Polri tidak hanya memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat, namun juga memberikan dorongan serta ajakan-ajakan agar masyarakat turut ikut dalam memberikan suara dengan harapan angka golongan putih (golput) akan terus berkurang.

“Hindari perbuatan yang dapat merugikan TNI/Polri dan utamakan menjaga netralitas serta profesionalitas TNI/Polri dalam Pilpres 2014 mendatang,” singkatnya.

Informasi yang dihimpun, Ratusan personel TNI jajaran Kodim 0110/ Aceh Barat Daya (Abdya) dan personel Polri dari jajaran Polres Abdya disiagakan untuk mengamankan jalannya pelaksanaan pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014 mendatang. Personel TNI/Polri yang disiagakan tersebut diantaranya sebanyak 107 personel, 282 personel Polres Abdya ditambah 30 personel dari Dalmas Polda Aceh dan 20 personel Brimob Kompi V Kuala, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya. (Red/Zal)