Unsyiah Kirim 10 Mahasiswa KKN Kebangsaan

oleh
Mahasiswa Unsyiah / ilustrasi
Mahasiswa Unsyiah / ilustrasi
Mahasiswa Unsyiah / ilustrasi

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh mengirim sebanyak 10 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

“Pembekalan mahasiswa KKN Kebangsaan itu dilakukan bersamaan dengan program KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat serta KKN reguler,” kata Humas Unsyiah Darussalam Ilham Maulana di Banda Aceh, Rabu (28/5).

Untuk KKN sebanyak 630 orang akan di gelar di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Aceh Jaya. Sedangkan KKN reguler dilaksanakan di Kabupaten Pidie Jaya dengan pesertanya sebanyak 1.718 orang.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Unsyiah Prof Dr Nasir Aziz, mengatakan bahwa KKN Kebangsaan sudah tiga kali dilakukan.

Pada KKN Kebangsaan itu nantinya akan berkumpul mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia. LPKM dan Badan Pelaksana KKN Unsyiah sudah melakukan survei di Pontianak. Mahasiswa yang terpilih tersebut akan ditempatkan di perbatasan.

“Saya berharap nantinya mahasiswa yang terpilih bisa mengharumkan nama baik almamater,” katanya menjelaskan.

Sementara, KKN PPM merupakan program yang ditawarkan di tingkat nasional dalam bentuk hibah kepada para dosen. Unsyiah mendapatkan 12 hibah program KKN PPM 2014, dan berhasil menjadi nomor dua tingkat nasional terbanyak setelah Universitas Gadjah Mada.

Nasir Azis juga menjelaskan pihaknya sudah melakukan survei untuk mencari lokasi sebagai wilayah untuk menempatkan mahasiswa KKN, dan jumlah peserta tahun ini lebih ramai dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsyiah, Alfiansyah Yulianur, mengatakan keinginannya untuk membuktikan kepada masyarakat, bahwa mahasiswa Unsyiah juga mampu dan berbeda dengan yang lainnya.

“Berkisar 70 persen penduduk Indonesia tinggal dan hidup di desa. Oleh karena itu, peran mahasiswa sekarang sangat dibutuhkan untuk membangun desa dengan program KKN ini,” kata dia menjelaskan.(Red/Ant)