Akibat Listrik Padam, Rapat Paripurna RTRW Abdya Macet

oleh
Akibat Listrik Padam, Rapat Paripurna RTRW Abdya Macet
Akibat Listrik Padam, Rapat Paripurna RTRW Abdya Macet
Akibat Listrik Padam, Rapat Paripurna RTRW Abdya Macet

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Rapat Rancangan Qanun (Raqan) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan menjadi Qanun berlangsung di ruang sidang paripurna Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), pada Jum’at sore (23/5/2014) terjadi kemacetan, pasalnya, rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB itu, molor dua jam akibat padam listrik.

Lima Raqan yang akan disahkan itu, diantaranya Qanun Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan, Qanun Pendistribusi Tempat Khusus Parkir yang Tertip, Qanun Restribusi Pelayanan Kesehatan, Qanun RPJM dan Qanun Mars dan Himyne Abdya.

Rapat paripurna tersebut saksikan langsung Wakil Bupati Abdya Tgk Yusrizal Razali didampingi Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono, Waka Polres Abdya Kompol Tamlikan, Wakil Ketua DPRK Abdya Rusman Alian dan Elizar Lizam, sejumlah anggota DPRK, para asisten Setdakab Abdya, staf ahli, para Kepala SKPK dan puluhan undangan yang berhadir.

Amatan DiliputNews.com, meski listrik padam, rapat paripurna yang digelar hingga pukul 18.00 WIB tersebut dimulai dengan pembukaan serta menyanyikan lagu indonesia raya dan selawat badar, namun usai shalawat badar, seorang peserta rapat berteriak untuk memberhentikan rapat tersebut.

Akibat padamnya listrik, maka Ketua Badan Legislasi (Banleg) Hermansyah SH, meminta rapat untuk ditunda. “Stop rapat ini jangan dilanjut apa bila listrik tidak hidup, kami tidak bisa dengar apa yang disampaikan, suara disini terlalu ribut seperti pasar ikan,” teriaknya dengan lantang.

Sementara, Sekretaris Dewan (Sekwan)Salman SH menyebutkan, kondisi listri saat ini tidak mencukupi arus sehingga terjadi pamadaman. “Listrik mati setelah shalat Jum’at tadi, kita disini punya Ginset tetapi tidak terhubung ke ruangan sidang,” katanya singkat.

Akibat padamnya listrik, suasana rapat semakin kacau dan bubar secara tertip hingga berkumandang azan Ashar, kemudian Wakil Ketua Elizar Lizam SE AK langsung menskor rapat hingga listrik hidup.

Setalah Ashar, pada pukul 16.45 WIB rapat paripurna kembali berlanjut dengan penandatanganan berita acara persetujuan kelima Qanun tersebut yang dibacakan oleh Fraksi Partai Aceh (PA) Tgk Idris dan Fraksi Gabungan Pelangi oleh Zul Irfan setelah kembali di skor 15 menit untuk membuat kesepakatan tertutup di ruang rapat Kantor DPRK Abdya bersama unsur Forkompimkab setempat. (Red/Zal)