Perayaan HUT Abdya Berlangsung Dengan Khitmat

oleh
Perayaan HUT Abdya Berlangsung dengan Khitmat
Perayaan HUT Abdya Berlangsung dengan Khitmat
Perayaan HUT Abdya Berlangsung dengan Khitmat

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Ke-12 itu berlangsung dengan khitmat, ribuan tamu undangan baik dari dalam maupun dari luar daerah berhadir untuk menyaksikan acara akbar HUT yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati setempat, Selasa (20/5/2014).

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Aceh Dr Iskandar A Gani M Hum mewakili Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah, menyampaikan, bahwa Gubernur Aceh tidak dapat berhadir ke Abdya karena sedang melaksanakan rapat di provinsi, sementara itu Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga berhalangan sebab masih menjalankan Ibadah Umroh ditanah suci Mekkah.

Untuk itu, atas nama pemerintah Aceh, Iskandar menyampaikan, ucapan selamat ulang tahun Kabupaten Abdya yang Ke-12, semoga diusia relative masih muda ini, Abdya akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga menjadi salah satu wilayah strategis dalam menopang pembangunan diprovinsi Aceh.

Lebih Lanjut, selain Kabupaten Abdya yang dibentuk sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002 dan disahkan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 10 April 2002 lalu, juga terbentuk empat kabupaten lainnya yaitu kabupaten Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan Nagan Raya. “Dengan HUT hari ini kita juga memperingati sejarah penambahan lima kabupaten lagi di Aceh yang kini usianya sudah memsuki 12 tahun, semoga HUT ini memotivasi kita untuk terus berbuat yang lebih baik bagi rakyat Aceh,” demikian kutipan dalam pidato Gubernur Aceh.

Selain dihadiri Asisten Pemerintahan Setda Aceh, acara HUT juga dihadiri Danrem 012/TU Kolonel Inf Bambang Ismawan SE, didampingi Bupati Abdya Jufri Hasanuddin, Wakil Bupati Abdya Yusrizal Razali, Dandim 0110 Abdya Letkol Inf Suhartono, Kapolres Abdya AKBP Eko Budi Susilo SIK, mewakili Kajari Blangpidie Rahmad Ridha SH, Ketua DPRK Abdya M Nasir, tokoh pendiri Abdya, tokoh agama, cerdik pandai dan sejumlah tamu undangan lainnya yang memadati halaman Kantor Bupati setempat.

Sebelumnya, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono selaku Ketua Panitia Pelaksana HUT Abdya, melaporkan, bahwa pelaksanaan HUT Abdya ini dilaksanakan pada tanggal 10 April 2014 lalu, namun seiring dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif kemaren, maka pelaksanaan acara akbar HUT Abdya digeser ke hari Selasa tanggal 19 mei 2014 sesuai kesepakan bersama. “Semua kegiatan yang sudah kita lakukan dibiayai oleh pemerintah Abdya dan sejumlah donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” terangnya.

Adapun rangkaian kegiatan HUT ini adalah, pertama upacara HUT pada 10 April lalu, dilanjutkan dengan sepeda santai, lari maraton, jalan santai, donor darah, senam, lomba masak, lagu himyne murid SMP dan SMA, lomba desain baju, asma’ul husna, wirid yasin, zikir dan do’a bersama, seminar bedah buku, seminar adat laut, kenduri laut, peninjauan makam pahlawan pendiri Abdya, hingga pelaksanaan puncak yang digelar hari ini. “Meski banyak kekurangannya, namun kami berupaya untuk mewujudkan cita-cita pendahulu kami dan terima kasih kepada para 281 tokoh pendiri Abdya yang telah telah merintis pembentukan Abdya dari tahun 1960 hingga 2002 terbentuknya kabupaten ini,” tuturnya.

Rasa terima kasih juga disampaikan tokoh masyarakat Abdya dari Jakarta, H Zainuddin Daud, selaku Koordinator Solidaritas Warga Abdya Jakarta (Suwadaya), bahwa lahirnya Abdya adalah berkat perjuangan panjang tokoh-tokoh terdahulu baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. “Hari ini kita datang dari berbagai wilayah diantaranya Banda Aceh, Medan, Riau dan Jakarta, banyak pahlawan-pahlawan lainnya yang mendirikan Abdya ini, jasa-jasa mereka harus dikenang, semoga Abdya akan lebih jaya dan makmur,” singkatnya.

Sementara itu, Bupati Abdya, Jufri Hasanuddin, selaku kepala daerah menyatakan, meski banyak kritikan dalam masa kepemerintahannya, tapi beliau mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun Abdya, sebab perjuangan mendirikan Abdya itu tidaklah mudah, dari lima kabupaten pemekaran pada tahun 2002, yang terdepan adalah Abdya.

“Ini patut diacungkan jempol, untuk itu saya berjanji segala persoalan di Abdya akan diselesaikan termasuk persoalan Kasbon, siapapun yang terlibat dalam masalah Kasbon akan saya mintak untuk segera diselesaikan,” tegas Jufri.

Selain itu Bupati Jufri juga akan menyelesaikan persoalan Tanah masyarakat diwilayah Kuala Batee dan Babahrot agar segera dikembalikan sebab saat ini lahan 2 hektar per kepala keluarga (KK) saat ini dikuasai oleh sejumlah pejabat dan kerabat dekat pemerintah terdahulu. “Saya sudah bicara dengan gubernur, untuk mendata kembali tanah tersebut, siapa pun yang memiliki itu, terserah, yang jelas itu adalah tanah rakyat yang dijanjikan 2 hektar per KK oleh pemimpin masa lalu,” demikian tuturnya. (Red/Zal)