STIT Muhammadiyah Abdya Wisudakan 211 Lulusan

oleh
STIT Muhammadiyah Abdya Wisudakan 211 Lulusan
STIT Muhammadiyah Abdya Wisudakan 211 Lulusan
STIT Muhammadiyah Abdya Wisudakan 211 Lulusan

BLANGPIDIE  | DiliputNews.com – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya) Padang Meurante, Susoh, Senin (19/5/2014) mewisuda 211 sarjana strata satu (S1) Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam rapat senat terbuka, yang terdiri dari laki-laki sebanyak 43 orang dan perempuan 168 orang.

Prosesi wisuda sarjana gelombang ke tiga tahun akademi 2014 itu berlangsung di aula SD Tunas Bangsa Abdya, Padang Meurante Kecamatan Susoh yang dihadiri Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Mukhlis Muhdi SAg MA dan jajarannya, Koordinator Perguruan Tinggi Islam (Kopertais) wilayah V Aceh, Muhammad Yacob, Perwakilan Pengurus Muhammadiyah Aceh, Drs H Nasrullah Jakfar, Asisten Pemerintah Setdakab Abdya, Drs Mac Rivai MSc serta unsur Muspida Abdya lainnya.

Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Mukhlis Muhdi dalam kesempatan itu mengatakan, STIT Muhammadiyah Abdya akhir-akhir ini terus mengalami kemajuan diantaranya dalam bidang akademik.

Selain meningkatkan kualitas lulusan melalui penyelenggaraan kuliah, praktikum, bakti profesi, penelitian mahasiswa dan perbaikan pelayanan administrasi, penyelenggaraan kuliah yang efektif juga terus diupayakan dengan pencapaian standar mutu pengajaran, disamping menyiapkan modul kuliah dan buku-buku penunjang kuliah.

“Secara kuantitatif STIT terus mengalamim kemajuan, disamping sarana dan prasarana yang telah memadai, pada tahun ini STIT Muhammadiyah Abdya juga akan menambah bangunan micro teaching yang berstandar nasional, menambah ruang belajar dan ruang dosen, sehingga daya tampung mahasiswa akan lebih banyak,” ujar Mukhlis.

Ditambahkan, kepada para lulusan STIT Muhammadiyah Abdya ini diharapkan mampu berivestasi pada diri sendiri yang berarti bukan hanya belajar, tetapi juga melatih keterampilan baru, karena keterampilan hidup akan mempengaruhi semangat, sikap, kebiasaan dan tingkah laku.

“Kami mengharapkan, agar para lulusan selalu ingat dengan almamater. STIT Muhammadiyah Abdya ini adalah ibu kandung kedua bagi lulusan. Dialah yang telah mengeluarkan kalian semua menjadi seorang sarjana. Almamater tidak meminta balas jasa, tapi berjasalah, karena almamater akan senang kalau alumninya sukses di masyarakat dan dapat berjuang membantu masyarakat, sebaliknya almamater akan sedih apabila alumninya berakhlak buruk,” paparnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada para mahasiswa, selain itu juga merespon tuntutan masyarakat pantai barat selatan Aceh, dimana STIT Muhammadiyah Abdya diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas lagi kompetitif dimasa mendatang.

“Kita juga merespon tuntutan masyarakat yang berada di wilayah pantai barat selatan Aceh. Terbukti, dari jumlah keseluruhan lulusan ini, masing-masing mereka berasal dari lima kabupaten, seperti Kabupaten Simeulue, Aceh Selatan, Abdya, Nagan Raya dan Gayo Lues. Pada tahun akademik mendatang, STIT akan membuka prodi baru yaitu Manajemen Pendidikan Islam atau yang dikenal dengan MPI. Program ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga kependidikan dan manager pendidikan Islam pada lembaga pemerintah maupun swasta,” terangnya.

Sementara itu, Perwakilan Pengurus Muhammadiyah Aceh, Drs.H.Nasrullah Jakfar dalam kesempatan yang sama mengajak para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya para lulusan jangan hanya terpaku dengan sarjana S1, namun harus mampu mencapai ke tingkat yang lebih tinggi seperti S2 dan S3.

“Kepada para lulusan, nantinya jangan berkecil hati kalau tidak lulus sebagai PNS, sebab masih banyak peluang-peluang lain yang menanti saudara, seperti menjadi tenaga pendidik yang handal dan berguna bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, para lulusan dituntut terus belajar, bekerja dan mengabdi lebih baik lagi, karena tuntutan masyarakat ke depannya juga akan lebih berat.

“Belajarlan untuk bertanya, apa yang bisa dilakukan dalam mengambil tindakan, sebab ada banyak peluang disekitar kita,” imbuhnya. (Red/Zal)