Sampah Berserakan, TPS Masih Minim Di Abdya

oleh
Sampah berserakan, TPS Masih Minim di Abdya
Sampah berserakan, TPS Masih Minim di Abdya
Sampah berserakan, TPS Masih Minim di Abdya

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Kebersihan sebahagian wilayah dikabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tergolong masih sangat rendah. Hal itu terbukti dengan banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah lokasi pusat Kota Blangpidie yang merupakan ibukota Kabupaten setempat, karena sejumlah tong pembuangan sampah (TPS) masih minim dan belum memadai, akibatnya dibuang secara sembarangan.

Kondisi memprihatinkan itu terus berlangsung setiap harinya, bahkan upaya untuk menciptakan kota yang bersih, indah, rapi, aman dan nyaman belum mampu dicapai, karena masih banyak oknum warga yang membuang sampah seenaknya, asal lempar saja, akibatnya, sampah berserakan di luar bak penampungan dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Amatan DiliputNews.com, sejumlah wilayah pusat perbelanjaan di Abdya, masih banyak sampah yang berserakan di luar bak penampungan, bahkan tidak tanggung-tanggung, saluran air yang berada di kawasan tersebut termasuk di sejumlah kawasan Pasar menjadi pilihan efektif warga untuk membuang sampah.

Mengenai hal itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Abdya, Yuswazir, Rabu (14/5) mengakui bahwa kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih sangat rendah.

“Sampah banyak berserakan di luar penampungan berupa bak dan tong sampah, sehingga menimbulkan pemandangan kotor dan bau tak sedap, letaknya pun di pinggir jalan dan parit,” ungkapnya.

Dikatakannya, masyarakat Abdya belum sepenuhnya dapat memelihara dan menjaga lingkungan, agar tetap sehat bersih nyaman sejuk dan segar.

“Masyarakat hingga kini masih ada yang tidak menghiraukan lingkungan agar tetap bersih dan sehat, buktinya masih ada masyarakat yang membuang sampah tampat pandang tempat, meski masih minim tong, namun tempat yang dianggap urgen tetap kita sediakan untuk lebih mudah diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA),” tutur Yuswazir yang dijumpai diruang kerjanya.

Menyangkut dengan sampah merupakan hal yang selalu menjadi masalah, maka dalam hal ini pihaknya menekankan agar masyarakat turut bersama memperhatikan kebersihan lingkungan, dan ini merupakan keperluan bersama.

Menurutnya, kategori kesadaran masyarakat Abdya membuang sampah ada tiga tingkatan, sadar, setengah sadar dan tidak sadar sehingga kebersihan lingkungan tergantung sikap masyarakat.

Masyarakat setengah sadar adalah mereka yang membuang sampah ke TPS tetapi tidak memasukannya ke tempat sampah, sedangkan masyarakat yang tidak sadar lebih parah lagi karena mereka membuang sampah seenaknya di lokasi yang bukan TPS resmi sehingga banyak ditemukan sampah berserakan pada beberapa lokasi.

Lebih lanjut disebutkan, berbagai upaya dan tindakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan telah dilakukan, dimulai dengan sosialisasi, hingga membuat papa reklame yang berisi himbauan.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat lebih sadar membuang sampah dengan memanfaatkan TPS yang telah disediakan, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit dan berbagai dampak negatif lainnya.

Disisi lain, BLHKP Abdya masih terkendala dengan kurangnya tong sampah. Dari seribu unit yang pernah diusulkan, hanya sekitar 150 unit lebih tong yang direalisasi pihak DPRK Abdya, sehingga membuat petugas BLHKP Abdya menjadi kewalahan dalam memaksimalkan penampungan sampah.

“Dengan keterbatasan yang kami miliki, kami mengimbau masyarakat agar sadar untuk membuang sampah karena dampaknya besar bagi kesehatan diri dan keluarga disamping mewujudkan kebersihan lingkungan sekitar. Oleh karena itu kami ingatkan pada masyarakat buanglah sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan dengan baik jangan asal dibuang saja,” imbuhnya. (Red/Zal)