Pemerintah Aceh Diminta Serius Dalam Perlindungan Satwa

oleh
Gajah Mati / Ilustrasi
Gajah Mati / Ilustrasi
Gajah Mati / Ilustrasi

MEULABOH | DiliputNews.com – Pemerintah pusat dan provinsi Aceh diminta agar serius menanggulangi terkait kasus matinya gajah liar yang ditemukan di kawasan hutan Desa Teupin Panah, Kecamatan Kawai XVI, Aceh Barat.

Meskipun satwa tersebut sering mengganggu warga, binatang bertubuh besar ini tidak terganggu kehidupannya apabila manusia sendiri tidak menggangu habitat kehidupan gajah itu sendiri.

Gajah kalau tidak diganggu dia mana mau menggangu warga,” kata Ikhsan warga Meulaboh kepada DiliputNews.com, Kamis (17/04).

Menurut dia, pembunuhan gajah tersebut tidak dibenarkan dalam aturan, walaupun hewan yang dilindungi itu menggangu, merusak tanaman, bahkan membunuh manusia.

”Itu kan hewan yang dilindungi, mana bisa main hakim sendiri, kalau ada gangguan lapor ke pihak berwajib jangan asal main tebas saja,” imbuhnya.

Ia meminta agar Pemerintah Provinsi Aceh dan Kabupaten setempat lebih peduli terhadap hewan yang dilindungi tersebut, bila perlu pemerintah sendiri harus membuat penangkaran agar hewan itu benar-benar terlindungi dari tangan usil yang tidak senang melihat kehadirannya.

”Kepada Pemerintah Aceh dan setempat harus mikir dengan cara apa hewan itu harus tetap terlindungi, dengan terus diburu dan dibunuh habitatnya pasti berkurang, seharusnya kita bangga di Aceh Barat ada satwa gajah yang harus dilindungi bukan dibasmi, pintanya.(Red/Fd)