Direktur Akkes Pemkab Aceh Utara Dituding Penipu

oleh
Kampus Akkes Pemkab Aceh Utara
Kampus Akkes Pemkab Aceh Utara
Kampus Akkes Pemkab Aceh Utara

ACEH UTARA | DiliputNews.com –  Direktur Akademi Kesehatan (Akkes) Pemkab Aceh Utara,Riza Musni,S.kp,M.kep dituding memanipulasi tanda tangan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib terkait dipindahkan empat dosen senior tampa alasan yang jelas, Senin, (14/4).

Informasi yang berhasil dihimpun dari kalangan dosen menyebutkan, Oknum Direktur Akkes terpaksa memindahkan empat dosen yang mengajar di Akkes Pemkab Aceh Utara Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Aceh Utara Nomor 824/686/2014 Tanggal 1 April 2014 tentang Pemindahan dan Penempatan PNS di Lingkungan Pemkab Aceh Utara, atas usulan Direktur Akkes Aceh Utara.

Adapun  keempat dosen tersebut yaitu Sayuti, S.Pd, M.Kes dimutasikan menjadi Staf pada Puskesmas Simpang Keuramat, Said Taufiq, S.Pd, M.Kes Staf pada Puskesmas Tanah Pasir, Rayana Iswani, S.Pd, M.Kes Staf pada Puskesmas Samudera dan Misbah Br Selian, SKM.,MM menjadi Staf pada Kantor Lingkungan Hidup Aceh Utara.

Sayuti, S.Pd, M.Kes yang didamping tiga dosen lainnya kepada Wartawan, mengtakan, proses mutasi Direktur Akkes Aceh Utara dilakukan secara tidak rasional serta tidak menjelaskan apa kesalahan dan pelanggaran yang di lakukan.

“Kami menduga ada upaya untuk menyingkirkan Kami karena takut boroknya kami ungkapkan, karena banyak persoalan yang sedang mendera dilembaga tersebut,”  ungkap Sayuti.

Bahkan Direktur menyatakan, dipindahkannya Kami Kata Sayuti dari Akkes kebijakan Cek Mad, bukan kebijakan dirinya, padahal jelas atas usulan dirinya, sehingga kami dipindah, Kata para dosen tersebut.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara,Muhammad Thaib yang ditanyai Wartawan terkait pernyataan Direktur Akkes yang membawa-bawa nama Bupati terkait dibuangnya empat dosen lembaga pendidikan kesehatan tersebut menyatakan, dirinya tak mengetahui sama sekali persoalan itu.

“Saya tak tahu masalah itu, nanti saya cek. Kalau SK-nya ditanda tangani Sekda berarti itu olah pak Sekda. Kalau Direktur bilang itu kebijakan saya berarti dia (Riza Musni-Red) telah melakukan pembohongan Publik sekaligus telah mengkibuli saya,” ujar Cek Mad.

Menurut Cek Mad, seyogianya dalam proses pemindahan pegawai ada aturannya, melalui mekanisme,jangan semena-mena, jangan dibawa persoalan pribadi, untuk  menghancurkan karir orang lain.

Cek Mad mengaku akan menaruh perhatian khusus terhadap kasus pengkibuli yang dilakukan Direktur Akkes terhadap dirinya.(Red/Ar)