Gubernur Aceh Buka Musrenbang RKPA 2015

oleh
DPRK Banda Aceh Prioritaskan Raqan KTR
Gubernur Aceh Buka Musrenbang RKPA 2015
Gubernur Aceh Buka Musrenbang RKPA 2015

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Gubernur Aceh, Zaini Abdullah akhirnya membukan secara resmi acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Aceh dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Aceh (RKPA) Tahun 2015, yang berlangsung di Ruang Paripurna Gedung DPR Aceh, Banda Aceh. Senin (14/04/2014).

Dalam Sambutannya, Doto Zaini mengutarakan arti penting dari Musrenbang tidak lain adalah untuk memastikan adanya sinergi pembangunan antar sektor, sehingga menyentuh kepentingan rakyat secara keseluruhan.

“Menciptakan sinergi pembangunan itu memang bukan pekerjaan mudah,butuh pembahasan, analisa dan evaluasi ketat guna melahirkan program yang efektif dan berdaya guna. Apalagi tantangan yang kita hadapi ke depan semakin besar.”.Paparnya.

Untuk itu, kata dia diperlukannya kebijakan yang  bersifat transformatif, yang barangkali tidak lazim dilakukan sebelumnya yaitu kebijakan yang mampu melecut perbaikan indikator pembangunan dalam segala aspek sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan rakyat.

“Harus kita sadari, bahwa melahirkan program transformatif bukanlah hal mudah, apalagi situasi ekonomi dan sosial di Aceh sedang berada pada tahap perbaikan yang lebih baik. Aceh masih tergolong daerah dengan tingkat kimiskinan yang tergolong tinggi di Indonesia.”kata dia.

“Sebenarnya sudah kita lakukan beberapa tahun lalu, memberikan asuransi kesehatan kepada rakyatnya melalui program Jaminan Kesehatan rakyat Aceh (JKRA), beasiswa pendidikan bagi masyarakat miskin/anak yatim, kebijakan sosial yang terkait dengan program nasional, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Raskin, dan lainnya.”.sambung dia.

Diterangkan Gubernur, hal ini yang menjadi alasan sehingga Musrenbang RKPA Tahun 2015 ini mengusung tema “Peningkatan Produktifitas dan Daya Saing untuk Penguatan Perekonomian yang Berkeadilan”. Dengan kata lain, RKPA ini diharapkan dapat menjadi mata rantai pembangunan yang bermuara pada pencapaian visi jangka menengah Aceh, yakni menjadi daerah yang bermartabat, sejahtera, berkeadilan dan mandiri.

Dikesempatan yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Armida S. Alisjahbana dalama sambutannya menjelaskan, bahwa pelaksanaan musrenbangprov merupakan salah satu instrumen penting dalam proses penyusunan RKP dan RKPD, terutama untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kami mengharapkan peran aktif Saudara Gubernur untuk dapat menindaklanjuti kesepakatan hasil pertemuan Musrenbang Provinsi ini, dan menjadikannya sebagai bahan masukan dalam rangka penjabaran dan penyusunan RKP tahun 2015 di daerah, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.”. ujarnya singkat.

Tampak hadir pada pembukaan Musrenbang yaitu seluruh Bupati, Wali Kota, ketua DPRK, dan Kepala Bappeda seluruh Aceh. Selain itu juga hadir Rektor Unsyiah, Prof.DR.Ir.Samsul Rizal, M.Eng, Rektor Universitas Islam Negeri, Prof.Farid Wajdi, Pangdam IM, Mayjen TNI Pandu Wibowo, Kapolda Aceh, Irjen Pol.Husin Hamidi, Anggota DPR-RI Aceh, Camat, Kades, LSM, Tokoh Masyrakat serta tamu undangan lainnya.(Red)