UTU Meulaboh Resmi Dinegerikan Di Istana Negara

oleh
Penegerian UTU di Istana Negara. Foto Gamal Abdul Nasi / Atjehpost
Penegerian UTU di Istana Negara. Foto Gamal Abdul Nasi / Atjehpost
Penegerian UTU di Istana Negara. Foto Gamal Abdul Nasi / Atjehpost

JAKARTA | DiliputNews.com – Hari ini, Rabu, (2/4), Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat resmi dinegerikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di istana Negara, Jakarta dan diterima langsung oleh Bupati Aceh Barat, H.T. Alaidin Syah bersama empat perguruan tinggi lain di Indonesia.

Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang turut hadir dalam penegerian tersebut menyambut gembira peresmian kampus jantong hate masyarakat Barat Selatan Aceh tersebut.

“Pemerintah Aceh, biersungguh-sungguh berupaya memperbaiki mutu pendidikan untuk mencapai index partisipasi pendidikan tinggi maksimal nasional,” ujar Wagub yang akrab disapa Mualem ini.

Mualem berharap, dalam rangka peningkatan mutu sumberdaya manusia Aceh, Pemerintah Pusat memberikan perhatian serius bagi pendidikan di Aceh dengan menegerikan lebih banyak lagi Perguruan Tinggi di Aceh.

“Hal ini untuk pemerataan, sehingga akses pendidikan tinggi lebih mudah didapat mayarakat yang berada jauh dari ibukota Provinsi,” harap Wagub.

Bupati Aceh Barat, menyatakan bahwa penegerian UTU, sudah menyumbang penghematan 10 juta/ orang pertahun.

“Karena selama ini harus mengeluarkan biaya untuk ke Ibu Kota Provinsi,” ujar Bupati yang akrab disapa Tito ini.

Pemerintah Aceh, siap membantu menyumbangkan tenaga, pikiran dan dana, dalam mempersiapkan infrastruktur dan suprastruktur Perguruan Tinggi agar semua masyarakat Aceh dapat menikmati penddikan dengan kualitas yang lebih baik.

Mualem menambahkan, tiga tahun sisa pemerintahan ini, pemerintah Aceh menargetkan lahirnya Perguruan Tinggi di kawasan Tengah dan Tenggara Aceh serta beberapa daerah lainnya.

“Kami sudah berbincang dengan Pemerintah Pusat, dan kementerian Pendidikan, mereka sangat mendukung lahirnya pemerataan perguruan tinggi negeri di Aceh,” ungkap Mualem.

Untuk itu, bagi kawasan lain Aceh yang belum dinegerikan, Wagub mengimbau agar tokoh masyarakat dan pemerintah di sana lebih pro-aktif untuk memenuhi syarat-syarat bagi lahirnya sebuah Perguruan Tinggi Negeri.

Pemerataan Penegerian Perguruan Tinggi Negeri di Aceh, terutama kawasan Tengah dan Tenggara sesuai dengan janji presiden pada saat pembukaan PKA ke VI di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat (20/9) silam.

Sebelum UTU, telah dinegerikan STAIN Zawiyah Cot Kala dan Universitas Samudera (UNSAM) Langsa.

Selain Wakil Gubernur, Penegerian UTU turut dihadiri Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Para Bupati di kawasan Barat Selatan Aceh, seperti Bupati nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Wali Kota Subulussalam, Bupati Aceh Singkil dan Simeulue, serta rektor Unsiah dan UIN Ar-raniry.(Red/Rda)