Kankemenag Abdya Rakor RKA Tahun 2015

oleh
Kankemenag Abdya Rakor RKA Tahun 2015
Kankemenag Abdya Rakor RKA Tahun 2015
Kankemenag Abdya Rakor RKA Tahun 2015

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) H Arijal SAg, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja (RKA-SK) tahun 2015, dengan tema mewujudkan perencanaan yang berkualitas dan tepat sasaran, di Aula Arena Motel, Desa Kuta Tuha, Blangpidie, Selasa (1/4) yang berlangsung selama dua hari.

Pelaksanaan tersebut menghadirkan Kasubbag Perencanaan Kanwil Provinsi Aceh Jamaluddin SE didampingi Kasubbag TU Kankemenag Abdya Muhammad Yatim MA, Kasie Penyelenggara Syari’ah Kankemenag Abdya Jakfaruddin Ali Akbar SAg, yang diikuti sejumlah peserta terdiri dari Kepala Sekolah, Kepala KUA dan Bendahara KUA.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Kankemenag Abdya H Arijal SAg, menyampaikan, acara ini dilaksanakan dalam setiap tahunnya, sebaik-baik perencanaan yang dilakukan tetap saja ada kekurangannya. “Tentunya semua sudah diketahui bersama bahwa sebaik-baik perencanaan adalah perencanaan Allah, maka kepada kita semua lakukanlah perencanaan itu dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Kepada para peserta, Arijal mengatakan, Kementerian Agama Abdya saat ini belum di otonomikan, urusan perencanaan masih mengacu kepada pusat (Jakarta). Kita mempunyai 20 Satuan Kerja (Satker), 9 unit Kantor Urusan Agama (KUA), dari 9 baru 7 KUA yang sudah memiliki kantor, sementara duanya lagi belum ada.

“Tapi insya Allah tahun ini sudah mulai dikerjakan, selain itu juga kita beritahukan bahwa kita juga memiliki madrasah swasta ada 4, tsanawiyah 3 dan aliyah juga 3, namun dilaporkan ada beberapa madrasah yang sudah uzur menunggu belum juga dinegerikan,” ungkapnya.

Tahun 2013 lalu, lanjut Arijal, ada beberapa satker yang bertambah, mudah-mudahan tahun depan mulai terbuka untuk penegerian madrasah itu semua.

“Kita hanya mampu merencanakan, untuk itu jangan ketika uang lebih kita diam saja, tapi ketika kurang justru kita berkoar-koar, ini perlu keseriusan yang benar-benar dari bapak-bapak dan ibu-ibu semua supaya mengikuti acara ini dengan bijak,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Arijal menjelaskan, di kabupaten Abdya belum semua satker dapat membuka EMPA (elektronik monitoring pelaksanaan anggaran)  tahun 2014 karena masih tersangkut dengan EMPA tahun 2013.

“Tahun ini anggaran pelaksanaan dipantau melalui SIRUP (sistem informasi rencana umum pengadaan)  barang dan jasa, ini dilaporkan apakah dilelang, langsung atau penunjukan langsung sesuai dengan besar anggarannya, Oleh karena itu perencanaan ini harus dengan benar-benar dan serius dilaksanakan. Peserta harus paham benar dengan pelaksanaan ini jangan sampai terjadi kekeliruan pada saat pertanggung jawaban nanti,” demikian Arijal. (Red/Zal)