Bupati Jufri Umrohkan Ulama Abdya Dengan APBK

oleh
Bupati Jufri Umrohkan Ulama Abdya Dengan APBK
Bupati Jufri Umrohkan Ulama Abdya Dengan APBK
Bupati Jufri Umrohkan Ulama Abdya Dengan APBK

BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Sebanyak 72 ulama dari berbagai Pesantren dan Dayah dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah dalam rangka Umroh gratis oleh Pemerintah Kabupaten Abdya, Senin (24/3), sekaligus diwarnai dengan acara tempung tawar (peusijuk) di Pendopo Bupati setempat.

Bupati Abdya Jufri Hasanuddin, membuka dan melepaskan para Jama’ah Umroh, disaksikan Dandim 0110 Abdya Letkol Arm E Dwi Karyono AS, anggota DPR Aceh dari Partai Demokrat Ibnu Rusdi, Ketua DPRK Abdya M Nasir, Kabag Ops Polres Abdya Kompol Muslim, mewakili Kajari H Azwar SH, Ketua MPU Abdya Tgk H Abdurahman Badar dan Ketua MAA Abdya H Hasyim Sulaiman, juga para keluarga Jama’ah.

Sekda Abdya, Drs Ramli Bahar, sekaligus ketua rombongan jama’ah melaporkan, pelaksanaan persiapan keberangkatan Jama’ah Umroh ini sesuai dengan surat Bupati Abdya untuk memberangkatkan, sebanyak 72 Ulama yang ada di Abdya secara gratis melalui sumber anggaran APBK senilai 1,6 Milyar, ditambah 3 bonus travel dan 11 orang dari biaya sendiri. jadi keseluruhannya menjadi 86 orang, terdiri dari Abu-Abu pesantren, PNS berprestasi, para pendamping yaitu istri dari pada Abu-Abu pesantren tersebut.

Dikatakannya, setibanya di Banda Aceh, para jama’ah akan dikumpulkan di Mesjid Raya Baiturrahman dalam rangka pertemuan singkat, kemudian esoknya, Selasa (25/3/2014) akan berangkat menuju Medan selanjutnya bermalam disana, pada Rabu (26/3/2014) para jam’ah tersebut berangkat ke Tanah Suci Makkah melalui Bandara Internasional Kuala Namu, Medan.

“Insya Allah, pada tanggal 3 April mendatang, kita sudah mendarat di Banda Aceh,  pulang dalam keadaan sehat wal’afiat,” singkat Ramli.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Abdya Jufri Hasanuddin, menyampaikan, tahun ke dua dan ketiga nanti akan dilanjutkan dengan prosesi yang sama lagi. “Kenapa pada tahun awal saya tidak dapat melakukan program seperti ini karena kita lebih mementingkan fasilitas umum terlebih dahulu, hal ini  tidak berhenti disini saja, dan setiap tahun akan kita umrohkan secara bergilir,” sebutnya.

Bupati Jufri mangatakan, kan tidak salah kalau uang negara itu digunakan untuk masyarakat dalam rangka Ibadah, tidak kurang dari 5,5 Milyar pemerintah sudah mengalokasikan bantuan langsung untuk masyaraat.

“Kenapa hanya 1,6 milyar ini justru jadi fitnah, padahal hampir 100 milyar lebih untuk kepentingan masyarakat sudah saya plotkan, jadi apa salahnya kalau kita menggunakan uang tersebut demi kepentingan Ibadah,” ujarnya.

Jufri menambahkan, keberangkatan jama’ah Umroh ini tidak ada hubungannya dengan persoalan politik, ini murni dalam rangka ibadah.

“Arah penggunaan anggaran ini sudah jelas, kenapa banyak yang mengatakan ada kaitannya dengan politik, padahal ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik, maka dari itu, semoga saja program ini bermanfaat, berdo’alah untuk kesejahteraan dan kedamaian di bumi Aceh,” singkatnya.

Sebelum memberangkatkan Jama’ah Umroh itu, Bupati bersama dengan unsure Muspida Plus melakukan tempung tawar (peusijuk) kepada para Jama’ah umroh di Mushalla Pendopo setempat. (Red/Zal)