18 Pejabat Pemkot Banda Aceh Di Lantik

oleh
18 Pejabat Pemkot Banda Aceh Di Lantik
18 Pejabat Pemkot Banda Aceh Di Lantik
18 Pejabat Pemkot Banda Aceh Di Lantik

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Sektaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh,T Saifuddin melantik 18 pejabat Eselon II, Kepala SKPD dan para Asisten di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh. Pelantikan berlangsung di lantai IV Aula Balai Kota Banda Aceh, jumat (21/3/14).

Dari 18 pejabat yang di lantik ada dua camat yaitu, Fahmi, M.Si, dari Sekdis budpar jadi Camat Syiah Kuala danMuhammad Hidayat, SSos, dari Kepala Sekretariat MPD jadi Camat Kuta Alam.

Sementara itu, Kepala BKKP yang sebelumnya dijabat oleh Drs. M Natsir Ilyas M.Hum (red- sekarang menjabat kepala BKKBN Aceh) di ganti oleh Dra. Emila Sofayana yang sebelumnya dari kepala KPPTSP kota Banda Aceh.

Selain itu, Kadisbudpar Kota Banda Aceh yang sebelumnya dijabat oleh Reza Fahlevi (red- sekarang Kadisbudpar Aceh) diganti oleh T. Samsuar, M.Si dari Kadisdukcapil.

Sedangkan Drs. Ramli Rasyid, M.Si,MPd yang sebelumnya Asisten Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan jadi Kepala Kesbangpolinmas dan Penanggulangan Bencana Kota Banda Aceh.

“Pelantikan tersebut untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan diruang lingkup kerja pemerintah Kota Banda Aceh selama ini” Kata Plh Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal.

Plh Walikota Banda Aceh juga mengatakan selama ini birokrasi pemerintah kota Banda Aceh sudah mampu bekerja cukup baik, dan kedepannya dengan jajaran yang baru ini bisa bekerja lebih baik lagi.

“Sekarang Birokrasi yang harus melayani Rakyat, dengan cara jemput bula, pemerintah yang harus turun mendekatu rakyat,” aku Illiza.

Illiza juga mengatakan, bagi Jajarannya yang baru dilantik, bila ada yang tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik, silahkan mengajukan permohonan untuk diganti,” Kita butuh birokrasi yang benar benar bekerja untuk rakyat dan bisa berkerja tim walau beda SKPD,” tegasnya.

Tidak tertutup kemungkinan, pelantikan dan pergantian posisi para pejabat di ruag lingkup Pemkot Banda Aceh masih terus terjadi, dan ini hal ini sudah lumrah dan biasa.

“Kkita akan kawal setiap bulannya terhadap kinerja masing masing SKPD dan Kepala Kantor, bila ada yang tidak sinkron akan kitagantikan lagi , dan ini untuk kepentingan rakyat,” demikian Illiza. (Red/DD)