Perempuan Aceh Banyak Belum Mengenali Caleg

oleh
Perempuan Aceh Banyak Belum Mengenali Caleg
Perempuan Aceh Banyak Belum Mengenali Caleg
Perempuan Aceh Banyak Belum Mengenali Caleg

BANDA ACEH | DiliputNews.com –  Pada pemilu 2014 , masih banyak perempauan Aceh yang belum mengenali caleg yang akan dipilihnya pada 9 april mendatang. Termasuk visi dan misi calon legislatif tersebut.

“Banyak perempuan yang masih bingung dalam menentukan pilihannya terhadap caleg yang tentunya bisa memperjuangkan kepentingan perempuan pada masa yang akan datang,” kata Cut Risma Aini -Ketua Badan Eksekutif Komunitas SP Aceh, saat Temu Perempuan Dengan Caleg di Banda Aceh, Kamis (20/3).

Ia menjelaskan, hal tersebut berdasarkan hasil pantauan SP Aceh pada 10 kampung di 3 Kecamatan di Aceh Besar (Kecamatan Lhoknga, Kecamatan Leupung dan Kecamatan Peukan Bada) bersama 750 perempuan yang ada diwilayah Dapil II.

“Ini menunjukkan bahwa persoalan perempuan meningkat mulai dari yang berkaitan dengan Pemenuhan Hak Korban konflik masa lalu, Keterwakilan perempuan dalam perangkat adat, Perlindungan pengelolaan pertanian bagi petani, termasuk perempuan petani,” ujarnya.

Selain itu, untuk memastikan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan di Desa, Perlindungan dan Keamanan Perempuan dari tindak kekerasan, termasuk KDRT, perkosaan dan pelecehan seksual dan sebagainya.

Menurut Ketua BEK SP Aceh, rumusan 14 kepentingan perempuan belum menjadi perhatian apalagi menjadi program dari caleg-caleg dan partai politik. “14 kepentingan perempuan ini merupakan persoalan yang selalu dihadapi perempuan dalam kehidupannya saat ini,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan masih menjadi sasaran politik uang dan  untuk pengumpul suara. Perempuan tidak memiliki ruang dan kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam mengakses informasi mengenai Pemilu.

Menyikapi relatitas yang ada, SP Aceh menganggap untuk perempuan penting terinformasi dan memahami caleg atau partai politik yang akan menjadi pilihannya, salah satunya dengan melihat program, visi dan misi partai politik atau caleg.

Maka SP Aceh melakukan pendidikan politik untuk penguatan bagi  750 perempuan di Aceh Besar yang bertujuan untuk  mendorong perempuan untuk menjadi pemilih cerdas dan kritis, dengan  memilih caleg yang memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan perempuan.

“Melalui temu caleg ini, Solidaritas Perempuan Aceh mendesak kepada Caleg dan partai politik untuk memperhatikan  kepentingan perempuan Aceh sebagai satu agenda politik utama dalam pemilu 2014” ujar Cut Risma Aini -Ketua Badan Eksekutif Komunitas SP Aceh. (Red)