Panwaslu Abdya Dan Pidie Belum Mendapatkan Dukungan

oleh
Panwaslu Abdya Dan Pidie Belum Mendapatkan Dukungan
Panwaslu Abdya Dan Pidie Belum Mendapatkan Dukungan
Panwaslu Abdya Dan Pidie Belum Mendapatkan Dukungan

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh Askhalani mengatakan sampai sekarang masih ada dua Panwaslu belum mendapatkan dukungan dari pemerintah Kabupaten, Yaitu kabupaten Pidie dan Aceh Barat Daya (Abdya).

“Panwaslu di dua Kabupaten tersebut belum mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten setempat, dan ini akan terkendala dalam melakukan pengawasan pemilu,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh Askhalani kepada, Jumat (14/3) di Kantor Gubernur Aceh.

Dukungan yang harus diberikan, kata Askhalani seperti adanya sekretariatan serta kepala sekretariatan yang harus disiapkan oleh pemerintah kabupaten, karena sesuai Undang-Undang Nomor 15 tahun 2011 pasal 126 yang menjelaskan bahwa Pemerintah Kab/Kota wajib memberikan dukungan kepada Pengawas Pemilu.

“Dukungan seperti personil Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kantor. Kewajiban dalam undang-undang tersebut tanpa adanya saksi terhadap pemerintah Kab/kota. Ini sehingga menjadi sebuah masalah bagi panwaslu untuk melakukan optimalisasi pengawasan,” jelasnya

Seharusnya, jelas Askhalani, Pemerintah Kab/Kota harus menyiapkan lima orang Pegawai Negeri Sipil baik di Panwaslu maupun di kecamatan, agar sistem pengawasan bisa berjalan dengan lancer tanpa adanya kendala apapun.

“Tidak mungkin pengawas pemilu harus membuat surat, belum lagi hal-hal lainya yang dibutuhkan, makanya harus adanya PNS yang diberikan baik di Kab maupun Kecamatan dan itu merupakan kewajiban dari Pemerintah Kab/Kota,” ujarnya

Ketika ditanyai alasan tidak diberikannya dukungan dari Pemerintah Kab tersebut, Askhalani menambahkan bahwa alasanya karena masih adanya permasalahan regulasi terhadap Bawaslu Aceh. Dan permasalah itu sudah selesaikan oleh Legislatif dan Eksekutif.

“Tidak ada alasan lain lagi Pemerintah Kabupaten tidak memberikan dukungan kepada panwaslu disana. Karena alasan dulu sudah diselesaikan, dengan adanya penambahan anggota untuk Panwaslu. Makanya kami berharap kepada Gubernur untuk mengambil langkah-langkah agar dua Kabupaten tersebut segera memberikan dukungan kepada Panwaslu,” harapnya.(Red/Fz)