Kepsek MTsN Sinabang, Langgar Peraturan Permendiknas

oleh
Kepsek MTsN Sinabang, Langgar Peraturan Permendiknas
Kepsek MTsN Sinabang, Langgar Peraturan Permendiknas
Kepsek MTsN Sinabang, Langgar Peraturan Permendiknas

SIMEULUE | DiliputNews.com – Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sinabang, melanggar peraturan Permendiknas No.60 Tahun 2011, karena melakukan pemotongan atau pungutan dana siswa miskin di sekolah tersebut.

“Kita akan melayangkan surat kepada Kepala Departemen Agama Simeulue agar segera mengganti dan membangku panjangkan oknum kepala sekolah MTsN Sinabang, yangmelakukan pemotongan dana siswa miskin,” katakan Pimpinan LSM Sidoem Mirah Syafrizal,ST kepada DiliputNews.com, Rabu (5/3).

Mirah Syafrizal,ST mengaku sangat mendukung pihak Polres Simeulue untuk menindaklanjuti pengaduan dari seluruh wali murid MTsN Sinabang tentang oknum kepala sekolah telah melakukan pemotongan/pungutan Dana Siswa Miskin (BSM) yang diperuntukkan kepada siswa miskin itu.

Sebelumnya, para wali murid penerima dana BSM mendatangi sekolah tersebut untuk menyampaikan berbagai hal tentang pemotongan yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah tersebut yang telah melanggar Permendiknas No.60 Tahun 2011.
Seorang wali murid, Wati (31) meminta penjelasan dari kepala sekolah tentang pemotongan yang dilakukan oleh pihak MTsN Sinabang.

“Apa yang kami dapatkan hanya mendengar ceramah dan bualan sang oknum kepala sekolah tersebut, sepertinya tidak terjadi apa-apa,”ucapnya Wati dengan tegas.

Wati juga menjelaskan oknum kepala sekolah tersebut telah memberikan uang kepada 20 wali murid sebesar Rp.100.000 sebagai uang tutup mulut agar kedok oknum tersebut jangan sampai terdengar di khalayak ramai,namun seluruh wali murid tidak menerima dan hanya ada satu wali murid yang telah menerima uang dari oknum kepala sekolah bernama Safril alias Ubek warga Desa Air Dingin.

Kasat Resort Kriminal (Reskrim) Polres Simeulue Iptu.Iswar,SH yang ditemui DiliputNews.com diruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan dari seluruh wali murid dari sekolah MTsN Sinabang tentang pemotongan/pungutan yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah tersebut

“Kami (Polres Simeulue) akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dari pengaduan seluruh wali murid,apakah akan termasuk dalam tindak pidana murni atau tindak pidana korupsi,”Ucap Iswar.

Dari data yang dihimpun, Kepala sekolah MTsN Sinabng Dinul Amin telah melakukan tindakkan pemotongan dan pungutan dari dana BSM. Sebanyak 168 siswa penerima yang berbagai nominal yang diterima murid, diantaranya terdapat anak-anak yang tidak layak untuk menerima dana bantuan siswa miskin tersebut.(Red/Mp)